Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Jalani Lockdown, Pria di Inggris Ini Temukan Terowongan Rahasia di Bawah Rumahnya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi terowongan

Jadi dia mulai mencari petunjuk.

Tugas Brown selanjutnya adalah mengumpulkan barang-barang yang berpotensi memberinya petunjuk terkait waktu, dan juga untuk memeriksa seberapa stabil ruang itu, dalam hal integritas strukturalnya.

Dia lega mendapati langit-langit itu terbuat dari batu dan melengkung, dan masih kokoh.

Dia juga menentukan bahwa ruang itu sekira 3 m dan kedalaman sekira 15m.

Sementara dia melihat-lihat, dia mengumpulkan sejumlah barang seperti botol bekas dan kaleng cat yang bisa membantunya mengetahui berapa umur ruang itu sebenarnya.

Temuannya yang paling bermanfaat adalah koran bekas, meskipun rusak parah dan halaman-halamannya sebagian besar saling menempel.

Dia mengangkut temuannya keluardan menemukan kaleng-kaleng cat memiliki label gaya yang umum di tahun 1950-an dan 60-an.

Surat kabar lebih sulit untuk dipecahkan,karena menempel satu sama lain.

Menggunakan beberapa pemikiran kreatif, Brown mengisi bak mandinya dengan air hangat dan merendamnya.

Setelah beberapa saat, ia dapat memisahkan bagian-bagian itu menggunakan pinset.

Setelah dia memisahkannya sebanyak mungkin, dia mengambil gambar potongan-potongan itu saat masih di bawah air, kemudian mengeringkan sebanyak mungkin dari yang dia bisa untuk diselamatkan.

Memilah-milah isi koran itu, ia akhirnya menemukan tanggal yang menunjukkan kertas itu berasal dari tahun 1964.

Bukti yang ia kumpulkan menunjukkan gua itu berusia sekitar 120 tahun, dan telah dimeteraikan selama lebih dari 50 tahun itu.

Malam itu, Brown menghubungi Richard Fisher, seorang sejarawan lokal.

Fisher memberi tahu Brown propertinya adalah tipe yang dikenal sebagai rumah 'John Foulston / George Whitwright', dan berasal dari sekira 1835.

Halaman
123