Beberapa hotel akan meminta para tamu untuk melakukan pemeriksaan suhu sebelum memasuki hotel atau menginap.
"Langkah-langkah kami termasuk termometer inframerah yang tersedia di meja depan untuk melakukan pemeriksaan suhu tamu dan karyawan kami," kata juru bicara dari jaringan hotel Millennium Hotels.
Sementara itu, di hotel Wynn Las Vegas, area masuk hotel akan dibatasi untuk memungkinkan tim keamanan melakukan pemeriksaan suhu setiap orang yang masuk ke hotel dengan kamera termal.
"Siapa pun yang menampilkan suhu lebih dari 100,4 derajat Fahrenheit (38 derajat celsius) akan dibawa ke area pribadi untuk penyaringan sekunder, termasuk surat kesehatan, dan pembacaan suhu temporal," ujar Matt Maddox, CEO Wynn Resorts.
6. Komunikasi
Saluran media sosial akan menjadi lebih efektif bagi hotel untuk memberitahu tamu tentang pembaruan dan peningkatan protokol kesehatan Covid-19.
Selain itu, tujuannya untuk mengilustrasikan bagaimana protokol baru menjadi bagian dari menciptakan pengalaman hotel.
"Merek hotel dapat secara efektif menampilkan protokol baru yang berfokus pada konsumen sambil tetap memprioritaskan hal-hal yang dicara di hotel. Ini akan memberikan pengalaman terbaik bagi tamu setelah Covid-19," ujar pakar perjalanan, Gabe Saglie.
7. Program promosi
Guna mendorong tamu agar mau menginap di hotel, beberapa pihak telah memperluas program loyalitas mereka.
Contohnya, Marriot Bonvoy yang memperpanjang status yang diperoleh pada 2019 hingga Februari 2022.
Ace Hotel telah meluncurkan program kartu hadiah yang mendorong orang untuk membeli sekarang dan menginap pada masa depan, dengan manfaat potongan harga kamar sebesar 20 persen.
Millennium Hotels and Resorts di Singapura menawarkan perawatan gratis seperti makanan minuman take away dan layanan pengiriman.
8. Minimalis
Hotel akan mengurangi jumlah barang yang tak perlu dan akan menerapkan hotel minimalis. Barang-barang yang akan dihilangkan seperti majalah, pena, kertas, dan direktori tamu gratis.
Contohnya, Amari Watergate di Bangkok telah memutuskan untuk menghilangkan bed runner dan bantal dekoratif.
Four Seasons Hotel di New York City telah menghilangkan banyak gantungan, linen, dan bantal dari kamar-kamarnya.
9. Menginap di hotel domestik
Dengan pembatasan perjalanan yang berlaku saat ini, perjalanan domestik akan lebih difokuskan.
"Kami melihat bahwa lebih banyak perjalanan domestik termasuk ke tujuan pedesaan atau pesisir yang kurang ramai," kata Wakil Presiden Senior Booking.com, Pepijn Rijvers.
Ia mencatat, lebih dari setengah yaitu 51 persen dari semua properti yang terdaftar di Booking.com pada Maret dan April berlokasi di dalam batas seorang wisatawan. Artinya, lokasinya tak jauh dari wisatawan tersebut.
Sementara tahun lalu, ia mencatat hanya 33 persen pada periode yang sama.
Namun lebih dari itu, wisatawan atau para tamu akan mencari kebijakan fleksibel agar dirinya merasa aman ketika menginap.
• Ikuti Masa Penerapan PSBB, Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan hingga 4 Juni 2020
• Fakta Unik Kamar Hotel, Termasuk Alasan Tidak Ada Guling dan Jam Dinding
• Pramugari Peragakan Cara Bersihkan Kamar Hotel Jika Kamu Mau Menginap saat Pandemi Berakhir
• 8 Protokol New Normal dari World Travel & Tourism Council untuk Perhotelan
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menginap di Hotel Usai Pandemi, Bakal Seperti Apa?"
Baca tanpa iklan