Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Seperti Apa Menginap di Hotel saat Masa Karantina Berakhir?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI - Petugas hotel sedang merapikan kamar tamu.

Protokol lainnya adalah pembersihan dalam kamar dan kamar mandi setelah tamu check-out.

Misalnya seperti dilakukan jaringan hotel Hilton dengan program CleanStay.

Salah satunya adalah program segel kamar. Dengan program ini, tamu dapat melihat bahwa kamar mereka belum diakses sejak dibersihkan secara menyeluruh.

Program ini akan menambah tingkat kepercayaan tamu atau jaminan tambahan kepada tamu. Selain itu, akan ada disinfektan ekstra pada area kamar tamu yang paling sering disentuh, termasuk saklar lampu, gagang pintu, hingga remote TV.

2. Bersantap

Sarapan prasmanan di hotel kemungkinan akan menjadi masa lalu. Hal ini karena imbauan jaga jarak sosial yang menuntut seseorang menjaga jarak dengan sesamanya, termasuk pada saat mengambil makanan atau sarapan di hotel.

Sebagai contoh, jaringan hotel Drury Hotels telah menawarkan konsep take away ketika penyajian sarapan.

Mangkuk kacang di bar adalah hal kecil yang biasanya ditawarkan di hotel.

Namun, ini harus dihilangkan untuk menghindari orang-orang memegang piring dan mangkuk yang sama.

Drury yang biasanya menawarkan popcorn setiap sore di lobi hotel, pun akhirnya menghilangkan program ini.

Selain itu, fasilitas minibar di kamar juga akan dihilangkan.

3. Teknologi

Tamu hotel mungkin akan kehilangan momen ketika melihat wajah tersenyum dari staf hotel yang menyambutnya.

Hal ini karena kemungkinan hotel-hotel akan menerapkan prosedur check-in mandiri dan otomatis.

 Check-in virtual dan kunci digital menggunakan gawai akan digunakan di beberapa hotel seperti Hilton.

Halaman
1234