"Kami telah mencoba berbagai kombinasi rasa untuk dimasak dengan serangga ini," kata lelaki 24 tahun itu.
"Pistachio dan kapulaga sangat cocok dengan kepompong ulat sutera."
Kazuhiko Horiguchi yang memesan sepaket ramen lengkap dengan jangkrik goreng mengatakan, dia sangat terkejut dengan pengalaman itu.
"Rasanya sangat unik, salah satu yang kusuka. Aku sangat terkesan," katanya.
"Aku pikir banyak orang bisa makan serangga sebagai makanan begitu mereka dimasak dan disajikan dalam hidangan, meskipun mereka tidak ingin melihat serangga dalam bentuk aslinya."
" Ramen jangkrik bisa menjadi starter untuk makanan serangga bagi banyak orang."
Shinohara sangat berharap dapat membuat produk berbasis serangga lainnya, seperti bir dari jangkrik dan teh dari kotoran ulat sutra.
"Aku melihat sangat banyak peluang," pungkasnya.
• Pemerintah Jepang Beri Kompensasi, Liburan ke Negeri Sakura Setelah Pandemi jadi Lebih Murah
• Fakta Unik Amezaiku, Seni Membuat Permen Manis dengan Bentuk yang Lucu dari Jepang
• Resep Okonomiyaki Hiroshima Style, Kuliner Khas Jepang yang Cocok Jadi Menu Sahur
• Tamagoyaki dan 6 Menu Sarapan Orang Jepang yang Bisa Dicoba Setelah Pandemi Berakhir
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Heboh Menu Makanan Baru di Jepang, Ramen Lauk Jangkrik
Baca tanpa iklan