Kendati demikian, diakui Ronny, hingga saat itu Ditjen Imigrasi belum bisa mengambil keputusan lantaran harus berdasarkan fakta dan data di lapangan.
Ia berharap agar kebijakan tersebut bisa direvisi kembali dengan melihat hasil evaluasi dari tim Ditjen Imigrasi.
"Mudah-mudahan itu bisa direvisi, (setelah) melihat hasil evaluasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Hukum dan HAM melalui Ditjen Imigrasi dan tentunya kita memerlukan koordinasi lebih lengkap sehingga bisa mengambil keputusan," jelasnya.
Setelah diributkan oleh masalah turis asing yang kedapatan mengemis. Masyarakat Indonesia dikejutkan dengan sejumlah turis asing yang kerap berulah.
Salah satunya terjadi pada 14 September 2019, seorang WN Inggris diamankan Satpol PP Bali karena mengamuk di jalanan.
Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Kerta Suryanegara mengatakan, turis asing tersebut sebelumnya ditemukan di Jalan Wana Segara, Kuta, Badung.
Wisatawan itu mengamuk dan berulah melempar mobil sambil berteriak. Ia lalu diamankan petugas Linmas dan dibawa ke Kantor Satpol PP.
• 8 Hal Aneh yang Ditemukan Turis di Amerika Serikat, Porsi Makan Jumbo hingga Semua Bisa Digoreng
• Viral di Medsos, Turis Asal Rusia Ngamen Bawa Bayi di Pasar Mataram untuk Beli Makan
• Penerbangan Dibatalkan, Turis Rusia Ini Malah Dapat Pekerjaan di Kuil Thailand
• 10.000 Turis Masih Belum Bisa Pulang, Thailand Akan Perpanjang Masa Darurat Negara
• Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Turis Masih Memadati Sejumlah Tempat Wisata di Jepang
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Itu Begpackers? Fenomena Turis Asing Minta Uang Layaknya Pengemis"
Baca tanpa iklan