Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Fakta Unik Non La, Topi Kerucut Mirip Caping yang Umum Ditemukan di Vietnam

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wisatawan yang mengenakan Non La

Suatu hari saat sang dewi mengajar, orang-orang tertidur saat mendengar suaranya yang menenangkan.

Ketika mereka bangun, sang dewi telah pergi.

Untuk menghormatinya, orang-orang pun membangun kuil.

Bukan hanya itu, semua orang juga telah memasukkan ajaran sang dewi hingga ke lubuk hati.

Orang-orang pergi ke hutan untuk menemukan dedaunan yang mirip dengan daun pada topi yang dikenakan sang dewi di kepalanya.

Kemudian, mereka menempelkan daun-daun itu pada kerangka bambu.

Tempelan daun pada kerangka bambu itu kemudian menjadi barang yang sangat penting dan menjadi topi kerucut yang disebut Non La.

Topi Non La pun dipakai para petani di sawah, wanita pendayung perahu penumpang yang menyeberangi sungai, dan orang-orang yang bepergian di bawah terik matahari.

Sejak versi orisinal kisah ini muncul ribuan tahun lalu, Non La telah berkembang pesat dan sekarang memiliki banyak variasi.

Aturan Penggunaan Non La

Sebagai aturan, kaum perempuan mengenakan versi topi yang lebar.

Sedangkan untuk laki-laki, kerucutnya lebih tinggi dan pinggirannya lebih kecil.

Versi Non La yang berbeda juga dibuat untuk kaum kelas atas, anak-anak, pasukan tentara, biarawan agama, wilayah-wilayah yang berbeda, dan seterusnya.

Jenis Non La

Total ada lebih dari 50 jenis Non La yang berbeda.

Halaman
123