Sehubungan dengan kedatangan pengunjung ke Ranu Manduro, warga setempat membuka parkir mobil bagi pengunjung di depan pintu masuk.
Adapun untuk motor, dipersilakan untuk masuk ke dalam kawasan Ranu Manduro.
Selain membuka parkir untuk kendaraan roda empat, warga setempat juga menyediakan penyewaan sepeda motor yang ingin menjelajahi seluruh kawasan Ranu Manduro.
"Pengunjung yang datang hanya bayar parkir saja. Kalau ada yang mau sewa motor, warga juga menyiapkan," kata Mahdi.
Akses ke Ranu Manduro
Ranu Manduro berada di wilayah Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.
Dari Kota Mojokerto, jarak menuju Ranu Manduro sekitar 30 kilometer.
Jika jalan di kawasan Ranu Manduro berupa tanah berpasir yang cukup memadai untuk dilalui kendaraan, kondisi berbeda terdapat pada akses jalan menuju kawasan Ranu Manduro.
Untuk menuju Ranu Manduro, pengunjung harus melintasi jalan Mojokerto-Pasuruan.
Dari ruas jalan provinsi itu, pengunjung melintasi jalan desa dengan kontruksi paving. Jalan desa dengan lebar sekitar 2 meter panjangnya sekitar 1 kilometer.
Setelah menyelesaikan jalan paving, pengunjung akan melalui jalan perkampungan dari yang lebih sempit dengan jarak lebih dari 200 meter.
Ditutup
Sebelumnya diberitakan, nama Ranu Manduro tiba-tiba menjadi perhatian setelah sebuah video viral di media sosial pada awal pekan lalu.
Dalam video yang beredar, terlihat pemandangan di Ranu Manduro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, yang disebut seperti di New Zealand.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Mojokerto, Amat Susilo, saat dihubungi Kompas.com, mengatakan, Ranu Manduro tidak dikelola secara resmi oleh Pemerintah Daerah Mojokerto.
Baca tanpa iklan