TRIBUNTRAVEL.COM - Dengan meningkatnya jumlah turis ke Jepang setiap tahunnya, warga Jepang memikirkan juga bagaimana sikap para wisatawan ini. Hal tersebut memengaruhi kehidupan warga di sana.
Seperti yang terjadi di Kyoto, ada seorang wisatawan yang melecehkan seorang maiko (geisha) demi mendapatkan foto.
Tak jarang pula didapati kelakukan tak sopan para pelancong saat berada di dalam kereta.
Supaya tak menjadi wisatawan yang menyebalkan saat berada di Jepang, ada baiknya kamu memperhatikan etika berikut, melansir livejapan.com.
1. Lihat situasi sekitar saat mengambil foto
Foto-foto menjadi tujuan wajib saat berwisata, apalagi di Jepang dengan beragam wisatanya.
• 7 Wisata Misteri di Kyoto Jepang, Ada Kolam Darah Dekat Makam Kaisar Saga
Walaupun sudah menyusun rencana untuk mengambil foto di tempat wisata tertentu, ada baiknya kamu melihat situasi sekitar.
Terdapat destinasi wisata yang ramai dikunjungi, sehingga kamu harus antre demi berfoto dengan latar yang bagus.
TONTON JUGA
Maka sebaiknya kamu mengambil foto tempat wisata atau landmark di Jepang saat keadaan sepi. Bisa juga kamu dan temanmu sekalian berfoto.
Namun tetap ingat bahwa ada wisatawan lain yang juga ingin berfoto dengan latar landmark tersebut, sehingga jangan terlalu lama foto-foto.
Selanjutnya, kamu bisa pergi ke destinasi wisata di Jepang yang tak terlalu ramai. Supaya kamu bisa lebih menikmati suasana dan juga berfoto dengan latar yang keren.
Kereta Jepang dikenal selalu penuh penumpang, sehingga ada etika tertentu bila kamu naik kendaraan umum ini.
Kalau menggunakan tas punggung saat berada di kereta atau bus, letakkan saja di bagian depan badan.
Tujuannya supaya kamu tak sampai menyenggol orang lain dengan tasmu. Dengan meletakkannya di bagian depan, kamu dapat lebih berhati-hati dalam bergerak.
Baca tanpa iklan