Dengan tujuan untuk menolak bala, mengusir roh-roh jahat agar kembali ke tempatnya, mengusir wabah penyakit dan hal-hal lainnya yang berbau negatif, serta agar warga desa diberikan keselamatan.
Tonton juga:
Pada setiap desa Pakraman di Bali memiliki tata cara pelaksanaan Tradisi Ngelawang yang berbeda-beda, tetapi tujuannya sama.
Tradisi Ngelawang ini tidak hanya digelar saat perayaan Galungan ataupun Kuningan, tetapi pada hari-hari tertentu yang dianggap perlu dilakukan pengusiran wabah.
Bagi umat Hindu, Tradisi Ngelawang menjadi hal penting karena bisa menjaga lingkungan aman dan bebas dari wabah.
Tradisi Ngelawang juga sering digelar di pusat-pusat pariwisata seperti Kuta dan Ubud saat perayaan Galungan.
• Liburan di Bali Saat Hari Raya Galungan, Traveler Wajib Tahu 3 Tips Ini
• 7 Fakta Galungan dan Kuningan di Bali yang Belum Banyak Diketahui Wisatawan
• 7 Kuliner Khas Galungan, Ada Jaje Uli hingga Lawar Daging, Mana Kesukaanmu?
• Fakta Unik Hari Raya Galungan, dari Upacara, Tradisi, hingga Kuliner Khas
• 9 Fakta Hari Raya Galungan dan Kuningan Umat Hindu di Bali yang Sarat Makna
• 10 Tempat Wisata di Bali untuk Dikunjungi Saat Liburan Hari Raya Galungan 2020
(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)
Baca tanpa iklan