Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Fakta Unik Hari Raya Galungan, dari Upacara, Tradisi, hingga Kuliner Khas

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fakta Hari Raya Galungan 2020

Jika ingin berkunjung dan memotret perayaan Galungan dan Kuningan di pura Bali, ada baiknya kamu tetap mematuhi peraturan yang ada.

TONTON JUGA

Beberapa tips wisata di Bali saat Galungan dan Kuningan yang telah Kompas.com rangkum, Jumat (14/2/2020), seperti cari kenalan orang Bali, datangi pura yang tidak di tempat wisata, jaga sopan santun, gunakan pakaian tertutup.

Kemudian, jangan sentuh sesajen dan tidak memotret terlalu dekat.

Tempat wisata di Bali saat Galungan makin ramai

Hari Raya Galungan tidak menghentikan aktivitas pariwisata di Bali, melainkan perubahan sedikit waktu operasional.

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali I Nyoman Nuarta mengatakan, toko-toko seperti suvenir atau pasar biasanya akan buka pukul 11 pagi dan tutup pada 10 malam.

"Biasanya kan mereka buka dari jam sembilan pagi," kata Nuarta, Jumat (14/2/2020).

Oleh karena itu, lanjut Nuarta, kondisi sepinya Bali dari masyarakat lokal saat perayaan Galungan hanya terjadi pada pagi hari. Sebab, masyarakat pergi beribadah terlebih dahulu sebelum bebisnis seperti biasa.

Kendati demikian, Nuarta mengatakan, terdapat beberapa tempat wisata yang tetap buka dengan jam operasional yang sama. Selain itu, untuk sektor pariwisata, masyarakat Bali memiliki pergantian jam kerja untuk menyesuaikan Galungan.

Resep tum ayam, hidangan pepes khas Galungan

Tum adalah salah satu makanan yang dipersiapkan oleh umat Hindu Bali saat Hari Penampahan atau sehari sebelum Hari Raya Galungan.

Mirip seperti pepes, daging yang digunakan dalam pembuatan tum biasanya adalah daging babi. Meski begitu, kamu bisa mengkreasikannya dengan menggunakan daging ayam dengan resep yang cukup mudah.

“Untuk whole serving, bisa menggunakan 1 ayam yang memiliki berat 1,2 kilogram. Ayam dipotong-potong menjadi 14 bagian. Kemudian cuci bersih dan bumbui ayam dengan garam dan merica bubuk secukupnya,” tutur Chef Restoran Pakuwon Hotel Santika Pasir Koja Siswanto saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/2/2020).

Pengrajin arak dan pemilik Warung Sunset Jero Mangku Dalam Suci, akrab disapa Chef Gede Yudiawan mengatakan, tum artinya adalah mengukus. Oleh karena itu, daging yang telah dipotong-potong tersebut nantinya akan dibalut dengan daun pisang sebelum dikukus.

Resep lawar ayam, kuliner khas Galungan

Halaman
1234