Pelayanannya boleh diacungi jempol, karena para pegawai kedai langsung menyambut pengunjung, mencarikan kursi, dan mencatat pesanan.
Pesanan datang kurang lebih lima menit kemudian. Namun jika sedang ramai mungkin akan sedikit lebih lama.
Rasa meriah
Mekipun tempatnya hanya memanfaatkan emperan toko seragam sekolah, rasa Bakmie Jackie tak kalah dengan menu restoran besar.
Jackie, nama panggilan Irwan Zainal, membuka kedai ini tahun 1994. Memang tidak setua sejarah masyarakat Tionghoa di Jatinegara, tapi 26 tahun sudah menunjukkan bahwa Bakmie Jackie sudah teruji.
Jackie mengatakan dia selalu konsisten menyajikan bahan terbaik bagi pembelinya, karena ingin memberikan kesan tak terlupakan di lidah pembeli lewat racikan bakmienya.
“Kami memang pakai bahan yang bagus. Lihat aja togenya besar-besar, potongan sawi juga segar. Ayamnya juga Ayam kampung. Mantep deh. Saosnya juga pakai saos asli, ” kata Jackie siang itu.
Kostumnya hari itu kaos oblong putih tipis itu, seperti kaos yang dikenakan Jackie Chan di film Drunken Master (1978).
Jackie, yang pemilik Bakmie Jackie bukan Jackie Chan, duduk di bangku panjang di dalam toko seragam. Rupanya toko itu miliknya juga, yang dikelola bersama adiknya.
Ciri khas Bakmie Jackie adalah menggunakan mi berukuran kecil dan agak keriting. Teksturnya kenyal dan tidak mudah putus.
Kata Jackie, dia menggunakan minyak ayam kampung untuk mengurai mi, dengan berbagai pertimbangan. Yang utama tentu saja menambah aroma yang lezat juga menambah rasa gurih.
Setelah mie dicampur dengan dengan minyak ayam, kecap manis, dan lada, lalu mi diberi taburan potongan daging ayam kecap, sehingga rasa mi itu meriah dan memancing selera.
Selain taburan ayam kecap, terdapat pula daun bawang, toge ukuran besar yang direndam di air panas selama beberapa detik, lalu potongan sawi rebus.
Kemudian makanan pendampingnya ada bakso atau pangsit rebus yang disajikan secara terpisah. Hari itu saya memesan pangsit rebus.
Pada mangkuk kecil berisikan pangsit rebus diberi isian ayam giling lalu diberi bumbu bawang putih dan ebi (udang kering). Dan setiap meja terdapat potongan timun dan cabai yang membuatnya semakin komplet.
Baca tanpa iklan