Kanal

Ini Alasan Warna Ungu Jarang Dipakai untuk Bendera Negara

Ilustrasi warna ungu untuk bendera - YorkMix

TRIBUNTRAVEL.COM - Apakah teman-teman tahu semua bendera negara yang ada di dunia.

Meski ada yang mirip, bendera-bendera negara di seluruh dunia ada banyak sekali ragamnya.

Namun jika diperhatikan dengan seksama, warna ungu sangat jarang digunakan pada bendera, nih.

Kira-kira mengapa warna ungu jarang dipakai sebagai warna bendera negara, ya?

Warna Ungu Sering Dipakai oleh Kerajaan

Meski jarang digunakan pada bendera negara, warna ungu justru sering dipakai sebagai simbol kerajaan.

Dahulu kala, pada abad ke-16 di Inggris, Ratu Elizabeth I melarang orang di luar kerajaannya menggunakan warna ini.

Jangan Asal Robek Bendera Negara, Ini Aturan dan Hukuman yang Bisa Menjeratmu, Pidana Siap Menanti

Warna ungu juga masih menjadi warna mahkota Ratu Elizabeth II di masa sekarang, teman-teman.

Rupanya, warna ungu sudah menjadi simbol kerajaan selama berabad-abad!

Raja Cyrus dari Persia memakai pakaian warna ungu sebagai seragam kerajaan, ada juga Kaisar Romawi dan Ratu Elizabeth I yang tidak membolehkan rakyat mengenakan pakaian warna ungu.

Apabila ungu adalah warna kerjaan, kenapa jarang ada yang menggunakan warna ungu sebagai bendera nasional?

Warna Ungu yang Spesial

Awalnya, pewarna ungu alami sangat langka dan mahal harganya.

Akibatnya, kain yang diberi warna ungu sangat mahal dan hanya bisa dibeli oleh keluarga kerajaan dan penguasa.

Pada masa itu, zat pewarna ungu diambil dari spesies siput atau moluska yang langka dari laut Mediterania, tepatnya di wilayah Tyre.

Mahkota ratu Inggris berwarna ungu

Siput tersebut tidak bisa langsung menghasilkan pewarna. Untuk menjadi pewarna ungu, harus melewati proses yang cukup rumit.

Bahkan, untuk membuat satu gram pewarna ungu, dibutuhkan 10.000 siput. Jadi, warna ungu ini menjadi sangat langka dan hanya diperuntukkan bagi orang yang sangat kaya.

Tentunya biaya yang dikeluarkan akan banyak sekali jika warna tersebut digunakan untuk bendera negara, bukan?

Ilustrasi bendera warna ungu

Penemuan Pewarna Ungu Sintetis

Nah, pada 1856, William Henry Perkin menemukan pewarna ungu buatan atau sintetis. Beliau adalah ahli kimia dari Inggris.

Penemuan warna ungu sintetis itu terjadi secara tidak sengaja, saat Pak William melakukan percobaan pembuatan obat penyakit malaria.

Larutan obat yang akan dibersihkan dengan alkohol justru membuat noda warna ungu terang yang dikenal dengan nama mauvine.

Setelah itu, cara pembuatan warna ungu tersebut menyebar ke berbagai negara.

Karena warna ungu sudah mudah ditemukan, di abad ke-20 beberapa negara mulai menggunakan warna ungu pada bendera mereka.

Namun, negara-negara yang berdiri sebelumnya, sudah menggunakan warna lain untuk mewarnai benderanya.

Itulah asal-usulnya mengapa warna ungu jarang dipakai sebagai warna bendera.

10 Fakta Unik Bendera Nepal yang Bentuknya Bukan Segi Empat

9 Potret Hotel Majapahit Surabaya, Saksi Bisu Perobekan Bendera Belanda

Sambut Hari Sumpah Pemuda, Bendera Merah Putih 1.000 Meter Dibentangkan di Tempat Wisata Sontoh Laut

7 Fakta Unik Nepal, Tak Punya Hari Kemerdekaan hingga Bentuk Bendera yang Unik

Front One Resort Trio Magelang Meriahkan Upacara Bendera di Gunung Prau

Artikel ini telah tayang di Bobo.Grid.Id dengan judul Warna Ungu Jarang Dipakai untuk Bendera Negara, Ternyata Ada Alasannya!

 
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Grid.ID

Berita Populer