Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Penumpang ini Alami Luka Bakar yang Cukup Serius karena Baterai Ponsel Terbakar saat Terbang

Penulis: Gigih Prayitno
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AirAsia

Setelah titik didih tercapai, ia masuk ke dalam siklus pemecahan eksoterm, hal ini yang memulai proses yang disebut pelarian termal.

Pelarian termal ini mulai memanaskan sel-sel lain dalam baterai yang kemudian mencapai suhu maksimum kritisnya yang bergantung pada kecepatan prosesnya.

Sehingga baterai dapat diam-diam melemah, terbakar, atau bahkan meledak.

Sebagian besar telepon seluler akan mati secara otomatis jika terlalu panas dan sebagian besar baterai Lithium-ion memiliki fitur keamanan bawaan untuk mencegahnya terbakar.

AirAsia Berikan Imbauan untuk Liburan Natal dan Tahun Baru agar Aman dan Nyaman

Bercanda Bawa Bom, Penumpang AirAsia Ini Diamankan Petugas Keamanan Bandara Adisutjipto

Perluas Jangkauan Produknya, AirAsia Kini Jualan Tiket Maskapai Lain

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)