Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kenapa Kursi dan Jendela Pesawat Dibuat Tidak Sejajar?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

kursi pesawat

TRIBUNTRAVEL.COM - Pesawat pertama yang berhasil diciptakan oleh kakak beradik Wilbur dan Orville Wright yang terbang selama empat kali penerbangan jarak pendek di Kitty Hawk pada 1903.

Proses perancangannya butuh waktu cukup lama hingga perakitan atau pembuatan dan uji coba pesawat.

Bagi traveler yang baru pertama kali naik pesawat, kebanyakan berharap bisa duduk di samping jendela.

Mereka ingin menyaksikan pemandangan yang menakjubkan dari ketinggian.

Ilustrasi (investorsking.com)
 

15 Peraturan Rahasia yang Harus Diikuti Pramugari dan Pilot, Termasuk Aturan Rambut dan Jerawat

9 Hal Tak Biasa yang Pernah Dialami Pramugari Selama dalam Penerbangan

Namun, tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini karena jendela-jendela pesawat tidak selalu berada tepat di samping kursi.

Jika kamu perhatikan, semakin ke belakang bagian pesawat maka letak kursi dan jendela semakin tidak sejajar.

Tonton juga: 

Tapi tahukah kamu mengapa jendela dan kursi pesawat tidak sejajar?

Seperti yang dilansir TribunTravel dari beberapa sumber, jawabannya adalah kapitalisme.

Pada dasarnya semua industri memiliki prinsip yang sama yakni mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya dengan modal seminimal mungkin tidak terkecuali pada industri penerbangan.

3 Kisah Heroik Pramugari Selamatkan Penumpang dari Bahaya, Ada yang Terjadi Saat Pesawat Terbakar

• Liburan Minim Bujet? Coba 7 Penginapan Gratis ala Backpacker di Indonesia Ini

• 5 Warung Seafood Enak dan Terkenal di Jogja, Harga Terjangkau untuk Mahasiswa

Ilustrasi Penumpang di Pesawat (Kompas.com/I Made Asdhiana)

Untuk menghasilkan jumlah kursi yang sejajar dengan jendela pada pesawat, berarti maskapai penerbangan harus mengurangi jumlah kursi pada kabin pesawat.

Mengurangi jumlah kursi sama halnya dengan mengurangi pendapatan maskapai penerbangan karena tiket yang dijual juga semakain sedikit.

Kebanyakan perusahaan maskapai penerbangan memesan pesawat dengan lajur yang kosong kemudian mereka meletakkan dan mengatur kursi-kursi di dalamnya.

Untuk mendapatkan keuntungan yang banyak, maka jarak antar kursi dibuat sedemikian rupa agar dapat menampung banyak penumpang.

Halaman
12