TRIBUNTRAVEL.COM- Ibu Negara, Iriana Joko Widodo berkunjung ke Pasar Beringharjo Yogyakarta, Jumat (6/9/2019) menarik perhatian banyak masyarakat Yogyakarta.
Ada beberapa fakta unik dalam kunjungan Iriana Joko Widodo ke Pasar Beringharjo.
Melansir dari Tribunjogja.com berikut beberapa fakta terkait kunjungan Ibu Negara Republik Indonesia ini.
1. Tidak Ingin Melihat Paspampres
Pada kunjungan ini, Iriana Joko Widodo yang merupakan Ibu Negara tidak ingin melihat adanya Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Tonton juga:
• 5 Tempat Menikmati Sunrise di Jogja dan Sekitarnya saat Liburan Akhir Pekan
• Cerita Turis Jakarta yang Tak Sengaja Bertemu Lee Seung Gi Saat Liburan ke Jogja
Maka dari itu, Paspampres yang ikut menjaga kunjungan Ibu Negara ke Pasar Beringharjo Yogyakarta ini menggunakan pakaian preman (tanpa seragam).
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Penataan dan Pendapat Pasar, Disperindag Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho.
"Pada koordinasi yang dilakukan, Ibu tidak ingin melihat Paspampres berseragam, jadi mereka tadi berpakaian preman. Sebagian pasukan pengaman juga memantau dari seberang jalan, tidak di depan pasar," ujarnya.
2. Hanya Perempuan yang Diizinkan Masuk Pasar saat Kunjungan
Pada kunjungan yang dilakukan ini, hanya perempuan yang diizinkan untuk mengikuti kegiatan di dalam pasar Beringharjo bersama Ibu Negara.
Kepala Bidang Pengembangan Penataan dan Pendapat Pasar Disperindag Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho menyampaikan bahwa dirinya pun tidak diperkenankan masuk.
"Tadi kurang tahu yang dibeli apa saja, soalnya yang boleh masuk hanya perempuan saja. Kepala dinas saya tadi juga tidak boleh masuk," tuturnya.
3. Membeli Batik dan Kaos dari Pedagang dan Kaki Lima
Pada kunjungan yang dilakukan oleh Ibu Negara, Iriana Joko Widodo di Pasar Beringharjo Yogyakarta ini, terpantau Ibu Negara membeli batik dan kaos.
Baca tanpa iklan