Kanal

Kenapa Daging Burger Tak Boleh Dimasak Setengah Matang?

Makan burger - vix.com

TRIBUNTRAVEL.COM - Steak daging segar yang dimasak setengah matang banyak disukai di dunia kuliner.

Namun, ketika dibuat menjadi burger, daging kurang matang adalah hal yang tidak diperbolehkan karena dapat menyebabkan keracunan makanan.

Alasan mengapa kamu harus selalu memasak daging burger karena burger menggunakan daging giling.

Secara menyeluruh, proses pengolahan daging giling untuk burger berbeda dengan daging utuh pada umumnya.

Proses penggilingan daging menyebarkan patogen yang biasa ditemukan di permukaan ke bagian lain, termasuk bagian dalam burger.

Gyro Drop, Wahana Menantang di Korea Selatan

Jokowi Main Bola Bareng Jan Ethes di Tepi Pantai Bali

Perkiraan Tarif Taksi Terbang yang Akan Diluncurkan Tahun 2025

Di Indonesia, Siwon Kunjungi Bali dan Kantor SM Town di Jakarta

TONTON JUGA :

Patogen adalah mikroorganisme parasit yang bisa menyebabkan penyakit pada inangnya.

"Biasanya patogen ditemukan di permukaan jaringan otot, jadi begitu kita mulai menggiling daging, artinya kita menyebarkan patogen di lebih banyak daging diluar permukaan," kata Ted Siegel, seorang instruktur di Institute of Culinary Education kepada Reader's Digest.

Akibatnya, patogen itu hidup di dalam daging, di bawah permukaan.

Dikutip TribunTravel dari laman AsiaOne.com, Sabtu (15/6/2019), menurut Akademi Nutrisi dan Dietetik, daging giling perlu diolah hingga suhu 71,11 derajat Celcius agar aman dikonsumsi.

Sebagai perbandingan, steak, serta daging panggang dan daging, dapat dimakan setengah matang karena daging hanya perlu mencapai 62,78 derajat Celcius di bagian dalamnya agar dianggap aman untuk dimakan.

Promo Burger King, Beli Menu Kings Chicken No MSG Cuma Rp 19.091

Ada Promo Burger King Kupon di Bulan Juni 2019, Nikmati 6 Paket dan 15 Menu Hemat

Disajikan dengan Setangkup Roti Burger, Seperti Apa Rasa Gelato Burger?

Lidah Pelanggan Taiwan Ini Tertusuk Benda Tajam Mirip Jarum Saat Makan Burger McDonalds

TribunTravel.com/rizkytyas

Penulis: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
.

Berita Populer