Terinspirasi Perkembangan Banyuwangi, Wali Kota Probolinggo Ingin Kembangkan Wisata Bromo

Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Selasa (30/3/2019).

TRIBUNTRAVEL.COM - Terinspirasi perkembangan Banyuwangi, Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, melakukan kunjungan kerja ke kabupaten berjuluk the Sunrise of Java.

Habib Hadi, panggilan akrabnya, bahkan mengajak puluhan media dan menggelar media gathering di Banyuwangi selama dua hari, Senin (29/4/2019) hingga Selasa (30/3/2019).

Habib Hadi datang bersama Wakil Wali Kota Probolinggo, HM Soufis Subri.

Habib Hadi mengatakan, Banyuwangi menjadi inspirasinya dalam mengembangkan Kota Probolinggo.

Habib Hadi yang baru menjabat empat bulan ini, ingin agar Kota Probolinggo bisa lebih berkembang setelah sharing dengan Banyuwangi.

"Sebenarnya, saya juga ingin meniru semangat Pak Anas (Abdullah Azwar Anas) dalam membangun daerahnya. Bagaimana beliau bersama-sama SKPD mengembangkan daerahnya. Sharing Ini akan jadi bekal saya untuk untuk mengembangkan Kota Probolinggo," kata Habib Hadi saat diterima Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, di Pendopo Banyuwangi, Selasa (30/4/2019).

Dalam kesempatan itu, Habib Hadi juga menjelaskan, pihaknya ingin mengembangkan Kota Probolinggo sebagai daerah penyangga pariwisata Bromo.

Untuk itu, pihaknya merasa perlu datang ke Banyuwangi untuk menimba praktik pengembangan pariwisata daerah.

"Kami ingin agar Kota Probolinggo bisa mendapatkan manfaat dari pengembangan wisata Bromo. Untuk itu, kami belajar ke mari bagaimana mengembangkan hal tersebut. Seperti Desa Kemiren Banyuwangi yang berada di bawah kaki Gunung Ijen, dimana desa adat ini bisa berkembang pesat lantaran imbas berkembangnya wisata Kawah Ijen," urai Habib Hadi.

Selama di Banyuwangi, Habib Hadi bersama rombongan menyempatkan diri menginjungi Sanggar Genjah Arum di Desa Adat Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Di sana rombongan menikmati atraksi pemrosesan kopi yang benar, hingga menyaksikan Tari Gandrung dan pertunjukan musik tradisional Desa Kemiren lewat alunan alu yang dipukul-pukulkan pada lesung.

"Kami juga mengajak puluhan jurnalis ke Banyuwangi, juga sebagai bahan bagaimana media menjadi unsur penting dalam mengembangkan daerah, terutamanya dari pemberitaan yang media buat," ujar Habib Hadi.

Dalam kesempatan itu, Abdullah Azwar Anas pun berbagi sejumlah kiat dan sharing pengalaman dalam mengembangkan pariwisata.

Menurut Abdullah Azwar Anas, mengembangkan pariwisata itu harus melibatkan banyak pihak, terutama warga lokal.

"Pariwisata itu termasuk high risk. Sekali yang kita promosikan tidak sesuai dengan faktanya, maka kita akan 'dihukum' di sosial media. Untuk itu, pengembangan pariwisata harus detail dan mengajak masyarakat setempat. Selain lebih sustain, juga lebih mudah untuk menggerakkan warga untuk bersikap ramah wisatawan jika mereka dilibatkan," kata Abdullah Azwar Anas. (Surya/Haorrahman)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Usai dari Banyuwangi, Wali Kota Probolinggo Ingin Kembangkan Wisata Bromo