TRIBUNTRAVEL.COM - Hewan yang bertelur biasanya akan meletakkan telur di sarangnya untuk dierami atau dikubur di dalam pasir dan nantinya sang induk akan meninggalkan telurnya di sana.
TONTON JUGA
Nah, meskipun penyu hijau akan mengubur telurnya di pasir, bukan berarti mereka bertelur di sembarang pantai, guys.
Biasanya, penyu akan melakukan perjalanan atau bermigrasi hingga jarak 2.600 kilometer untuk mengubur telurnya di pantai tertentu.
Sayangnya, seekor penyu hijau yang pergi ke Maladewa, tepatnya kawasan pantai di Noonu Atoll, Maafuru untuk bertelur tidak bisa mengubur telur-telurnya di pantai, guys.
Penyu hijau tadi akhirnya terpaksa bertelur di bandara yang sedang dibangun di kawasan tersebut.
Penyu Hijau Kembali untuk Bertelur
Untuk mengubur telurnya, penyu hijau betina tidak bisa bertelur di sembarang pantai yang ditemukannya selama bermigrasi, lo, guys.
Penyebab penyu hijau betina tidak bisa bertelur di sembarang tempat adalah karena mereka harus bertelur di tempat mereka dulu menetas.
Jadi, induk penyu hijau akan kembali ke tempatnya dulu menetas untuk mengubur telur-telurnya hingga menetas, sehingga anak-anaknya akan menetas di tempat yang sama dengan induknya, nih, guys.
Itulah sebabnya sejauh apapun penyu hijau betina melakukan migrasi, mereka akan kembali ke tempatnya menetas.
Penyu Hijau Bertelur di Landasan Pacu Bandara
Karena penyu hijau akan mengubur telurnya di pantai tempat ia menetas dahulu, maka seekor induk penyu hijau kembali ke kawasan pantai di Noonu Atoll, Maafuru, Maladewa.
Namun induk penyu hijau ini tidak bisa mengubur telurnya di pasir, nih, guys, melainkan justru meletakkan telurnya di landasan pacu Bandara Maafaru.
Penyebabnya bukan karena induk penyu hijau tersebut tersesat, guys.
Baca tanpa iklan