4 Fakta Museum Hermitage Rusia, Museum Tertua dan Terbesar di Dunia

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Museum Hermitage

Jika kamu ingin mempelajari setiap karya seni yang ada semisal patung, lukisan, dan koleksi lainnya, masing-masing cukup selama satu menit saja.

Bukan tanpa alasan, dengan masing-masing selama satu menit, kamu membutuhkan perjalanan dalam Hermitage akan berlangsung tidak kurang dari delapan tahun.

Terjadwal dengan Rute London-Dusseldorf, Pesawat British Airways Justru Mendarat di Skotlandia

6 Kuliner Paling Langka di Dunia, Ada yang Sangat Mematikan Jika Tidak Dimasak dengan Benar

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Berlaku 25-28 Maret 2019

2. Tato di Tubuh Mumi

Di Hermitage tersimpan tato tertua di dunia yang tertera pada tubuh mumi manusia.

Benda seni organik seperti tato di tubuh mumi ini dapat terjaga dengan baik karena adanya permafrost (hamparan tanah beku) yang menyelimuti pemakanan bangsa Skithia di daerah Altai, di mana tempat tubuh-tubuh mumi tadi ditemukan.

Fakta menariknya adalah pada awalnya ilmuan mengira tato tersebut hanya merupakan tato individual milik satu mumi raja saja dari bangsa tersebut.

Dan setelah beberapa tahun kemudian dilakukan penggalian pada pemakaman kuno Altai, para ilmuan kembali menemukan mumi yang tubuhnya dipenuhi tato.

Hal itu menjadi alasan untuk kembali melakukan penelitian jejak kehidupan manusia (mumi) yang sudah tersimpan di Hermitage.
Teknologi foto inframerah berhasil menampilkan gambar tato di tubuh-tubuh seluruh mumi asal Altai tersebut.

3. Kucing Penjaga

Sudah hampir tiga abad, ruangan bawah tanah museum ini dihuni oleh sejumlah kucing.

Halaman
1234