Tak hanya itu, di sana ada pula Sangiran 17.
Sangiran 17 disebut sebagai manusia purba paling modern.
Seperti penjelasan dari Iwan, Sangiran 17 hanya ada di Sragen dan Afrika.
Saat ini Sangiran 17 disimpan di Badan Geologi di Bandung.
Tengkorak sangiran 17 yang ada di Museum Manusia Purba Sangiran hanya replika.
• Menyaksikan Koleksi Artifak Hindu-Budha dan Perjalanan Pembangunan Candi di Museum Prambanan
Di ruang display ketiga, para pengunjung bisa melihat patung Sangiran 17 yang dibuat oleh seniman Prancis dan Jogja.
Dua patung itu berada di dekat penemuan kerbau purba yang mempunyai tanduk hampir 2,2 meter.
Dibagian dinding Museum Sangiran juga banyak informasi yang bisa menambah pengetahuan wisatawan.
"Manusia purba sudah ada sebelum manusia (homo sapiens) dan sekarang sudah punah," begitulah kata seorang pemandu wisata menjelaskan manusia purba.
Pemandu tersebut mengakui kalau memang manusia purna bisa disebut manusia karena berjalan dengan dua kaki.
Saat ditanya soal harga tiket, pemandu Museum Manusia Purba Sangiran memastikan harganya 5 ribu per orang.
Namun, untuk mendapatkan pemandu langsung dari kantor Museum Manusia Purba Sangiran harus mengajukan surat ke kepala BPSMP Sangiran.
• Berkunjung ke Museum Subak Sanggulan Tabanan, Turis Asing Kagum dengan Subak di Bali
Menurut pemandu wisata, sekitar 1.000 pengunjung mengunjungi Museum Sangiran di bulan Oktober 2018.
Museum Sangiran sangat mudah dijangkau dari Solo, Jawa Tengah.
Para wisatawan bisa turun di Terminal Tirtonadi, Bandara Adisumarmo, ataupun Stasiun Balapan dan Purwosari.
Baca tanpa iklan