Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Inilah Sisi Asli Indonesia yang Tertuang Dalam Kaleng Kerupuk

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Usaha Gaya Barokah karya Ayang Kalake di Indonesia Contemporary Art & Design (ICAD) 2017 di grandkemang, Jakarta Selatan.

TRIBUNTRAVEL.COM - Jejeran kaleng kerupuk mencuri perhatian di dinding luar sebuah ruangan hotel.

Kaleng berwarna merah, biru, kuning lengkap dengan kerupuk di dalamnya.

Meski pun tak penuh, kerupuk putih mengisi ruang-ruang kosong. Tertumpuk.

Selain itu, terpampang bentuk huruf khas yang tercetak pada kaleng.

Cukup beragam: usaha, usaha jaya, semangat, ikhtiar.

Tercetak dengan sablon putih.

Adalah Ayang Kalake, seorang fotografer yang menampilkan kesederhanaan serta keaslian Indonesia lewat kaleng kerupuk dalam gelaran pameran Indonesia Contemporary Art & Design (ICAD) 2017 dengan tema Murni di Hotel Grandkemang, Jakarta Selatan.

"Ini bentuk perhatian saya tentang hal sepele di Indonesia. Bisa dibilang sangat sepele dan sederhana sampai orang cenderung enggak memposisikan sebagai sesuatu yang bernilai," kata Ayang yang menamakan karyanya, 'Usaha Gaya Barokah', Selasa (4/10/2017).

Kerupuk adalah bagian dari sisi asli Indonesia.

Makanan ringan ini memiliki sisi kenikmatan yang memikat masyarakat.

Bahkan, sebagian orang tak mau makan tanpa kerupuk.

Kerupuk dimunculkan dalam pameran Ayang untuk mengingatkan kembali sisi fungsionalnya--yang memang fokus dari karya seni Ayang pada pameran ke delapan ini.

"Jangan lupakan sesuatu yang sederhana, karena ketika hilang, maka akan dicari-cari," sambung Ayang.

Tak cukup kerupuk.

Ayang juga berkreasi pada kaleng.

Halaman
12