Hingga tiba-tiba sebuah danau muncul seolah sebagai jawaban, meski kehadirannya sangat misterius.
Tidak jelas dari mana danau ini terbentuk.
Ada yang menjelaskan jika danau ini mungkin terbentuk karena gempa kecil dan kemudian meretakkan bebatuan hingga air menggenang di dalamnya.
Padahal danau ini memiliki lebar 10 sampai 18 meter perkubik.
Sejak saat itulah, danau misterius ini menjadi daya tarik tersendiri di Tunisia.
Meski sebenarnya berenang di sana bukanlah pilihan yang baik.
Pasalnya air danau besar kemungkinan terkontaminasi dengan fosfat.
Seperti yang kita tahu, Tunisia selatan kaya akan fosfat sejak 1886.
Daerah Gasfa sendiri telah menjadi pusat industri pertambangan di negara tersebut.
Dengan kata lain semua hal berbahaya bisa saja terkandung dalam air danau itu.
Fakta ini didukung dengan warna air di Lac de Gafsa yang awalnya biru kristal berubah menjadi hijau keruh.
Itu bisa jadi air penuh dengan bakteri dan zat kimia.
Sekitar dua minggu setelah kemunculan danau tersebut, Kantor Keamanan Publik di Gafsa memperingatkan penduduk setempat untuk tidak berendam dalam Lac de Gafsa.
Sayangnya kerumuman orang tidak mengindahkan aturan tersebut dan tetap ke sini untuk berenang dan mencegah panas gurun.
Baca tanpa iklan