Meski dikenal sebagai orang kedua terkaya sepanjang sejarah, dia tetap dengan kesederhanaannya.
Pria ini bahkan menyerahkan sekitar 90 persen kekayaan yang dimilikinya pada berbagai badan amal di seluruh dunia.
Kekayaannya saat itu mencapai USD 337 miliar setara Rp 4.381 triliun.
3. Jakob Fugger (1459-1525) - USD 227 miliar
Pria yang dikenal super kaya selama periode Revolusi pra industri ini tidak mendapatkan kekayaannya sebagai kepala negara melainkan seorang pengusaha.
Lahir di Jerman dari keluarga pengusaha perdagangan tekstil, Figger mampu meraih kekayaannya itu darin usaha pertambangan internasional.
Dia bahkan mampu memonopoli pertambangan di Asia dan Eropa.
Kekayaannya mencapai USD 227 miliar setara Rp 2.951 triliun.
4. Cornelius Vanderbilt (1794-1877) - USD 202 miliar
Keberhasilannya meraih kekayaan berkat industri kapal uap dan rel kereta api yang dikerjakannya.
Kekayaannya mencapai USD 202 miliar setara Rp 2.626 triliun.
5. Henry Ford (1863-1947) - USD 200 miliar
Dia memang bukan pencipta mobil, namun berhasil membuat transportasi ini lebih praktis dan terjangkau bagi konsumen.
Dia juga bukan menemukan jalur perakitan, namun karya mobil yang dia ciptakan mampu menarik minat banyak orang.
Bahkan kini menjadi satu produk mobil ternama di dunia.
Kekayaannya mencapai USD 200 miliar setara Rp 2.600 triliun.
Baca tanpa iklan