Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Gurun Atacama - Inilah Gurun Paling Kering di Dunia, Bakteri pun Tak Bisa Hidup di Sini

Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gurun Atacama

TRIBUNTRAVEL.COM - Bila ada pertanyaan di manakah tempat paling kering di dunia, jawabnya adalah Gurun Atacama.

Gurun Atacama berada di Amerika Selatan, tepatnya di antara pantai Pasifik dan di sebelah barat Pegunungan Andes.

Sejak ribuan tahun yang lalu, di tempat ini tidak pernah turun hujan sehingga menjadikannya sebagai gurun terkering di dunia.

Mengapa Bisa Kering?

Arus laut yang dingin di Samudera Pasifik tidak mengandung banyak uap air.

Curah hujan pun menjadi sangat kecil, hanya jatuh di sepanjang pantai dan tidak sampai ke daratan.

Akibatnya dataran tinggi Atacama tidak kebagian hujan sehingga menjadi gurun.

Arus dingin Samudera Pasifik menghasilkan sedikit hujan sehingga tidak sampai daratan.

Awan hujan dari lembah Amazon terhalang pegunungan Andes yang tinggi.

Penyebab lainnya karena daratan Atacama ini letaknya di sebelah barat Pegunungan Andes yang begitu tinggi.

Pegunungan ini bagaikan tembok raksasa yang menghalangi awan hujan yang terbentuk dari Sungai Amazon memasuki gurun dari timur.

Begitu keringnya udara di Atacama sehingga pegunungan yang tingginya lebih dari 6.885 meter pun terbebas dari salju dan gletser.

Bahkan, ilmuwan menemukan beberapa jalur sungai telah kering dan tak pernah teraliri air sejak 120 ribu tahun yang lalu.

Karena sama sekali tidak ada air, maka di gurun ini umumnya tidak ada tanaman, tumbuhan, bahkan bakteri yang bisa hidup di Artacama.

Kabut Laut

Meskipun hampir semua Gurun Atacama kering, di sebuah tempat di ujung utara gurun terlihat pohon zaitun, kaktus, lumut, dan pakis.

Darimana tumbuhan ini mendapatkan air?

Yang jelas bukan dari hujan.

Pada malam hari, daerah ini diselimuti kabut laut yang disebut camanchaca.

Pada pagi hari kabut itu berubah menjadi embun.

Embun pun berubah menjadi tetesan air.

Suku Indian Atacamenos yang tinggal di pinggir gurun juga memanfaatkan camanchaca untuk mendapatkan air.

Mereka memasang jaring di atap rumah untuk menangkap kabut camanchaca.

Dengan cara itu, mereka bisa mendapatkan air untuk mandi, memasak, minum ternak, dan menyirami kebun sayur mayur.

Teropong Atacama

Sebagaimana dilansir TribunTravel.com dari Kidnesia.com, langit Altacama sangat jernih dan bersih dari uap air.

Para ilmuwan dunia pun memanfaatkan gurun Atacama sebagai tempat pengamatan astronomi internasional.

Tempat pengamatan tersebut disebut Atacama Large Millimeter Array (ALMA).

Dengan menggunakan teleskop radio, para ilmuwan dari Eropa, Amerika, Kanada, Chili, dan Asia Timur bekerjasama untuk melakukan pengamatan terhadap alam semesta.

Konon, Altacama merupakan tempat paling sempurna untuk mengamati bintang. (Kidnesia.com)