Breaking News:

Rekomendasi Wisata

Panduan Lengkap Wisata ke Monas: Sejarah, Fasilitas, dan Harga Tiket Masuk 2025

Wahana Baru Monumen Nasional 2025, Harga Tiket dan Jam Operasional terbaru

|
Penulis: srirahayu
Editor: Ambar Purwaningrum
Tribunnews/JEPRIMA
Pengunjung saat berwisata di Monumen Nasional (Monas) Medan Merdeka, Jakarta Pusat 

TRIBUNTRAVEL.COM - Monumen Nasional (Monas) bukan sekadar ikon Jakarta, tetapi juga saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia.

Berdiri megah di tengah Lapangan Medan Merdeka, Monas menawarkan lebih dari sekadar pemandangan indah dari puncaknya. 

Baca juga: 50 Kota Terbaik di Dunia Tahun 2025: Jakarta Masuk Daftar Peringkat!

Monas berlokasi di Merdeka Square, Jalan Lapangan Monas, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Jakarta.
Monas berlokasi di Merdeka Square, Jalan Lapangan Monas, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Jakarta. (Fiqih Alfarish /Unsplash)

Baca juga: Daftar Promo Sea World Ancol, Jakarta Januari 2025, Mulai Rp 95 Ribuan

Dari Museum Sejarah Nasional hingga pertunjukan Air Mancur Menari, Monas menghadirkan pengalaman wisata yang menggabungkan edukasi, sejarah, dan hiburan. 

Simak panduan lengkap berikut untuk mengetahui daya tarik, fasilitas, dan harga tiket terbaru Monas tahun 2025

Baca juga: Itinerary Lampung 3 Hari 2 Malam dari Jakarta, Bujet Rp 1,6 Juta Termasuk Open Trip Pahawang

Baca juga: Itinerary Serang 3 Hari 2 Malam dari Jakarta: Ikut Open Trip Pulau Tunda Rp 350 Ribu

Tentang Monas

Monumen Nasional atau yang disingkat dengan (Monas) atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 155 meter (433 kaki) yang terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. 

Monas didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Kerajaan Belanda.

Pembangunan dilakukan pada 17 Agustus 1961 hingga 17 Agustus 1965 di bawah perintah Presiden Soekarno, meskipun bagian dalam monumen, seperti Museum Sejarah Nasional dan Ruang Kemerdekaan, belum sepenuhnya selesai, akhirnya tetap diresmikan dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975 oleh Presiden Soeharto. 

Gagasan pembangunan Monas dimulai pada tahun 1955, dengan tujuan mendirikan monumen yang melambangkan perjuangan bangsa Indonesia.

Bagian puncaknya, yang dikenal sebagai "Lidah Api," melambangkan semangat perjuangan yang membara.

2 dari 4 halaman

Gagasan awal pendirian Monumen Nasional berasal dari seorang warga negara Indonesia biasa bernama Sarwoko Martokoesoemo, seorang warga Jakarta yang hidup sebagai rakyat biasa.

Setelah pusat pemeritahan Negara Kesatuan Republik Indonesia kembaki ke Jakarta dari Yogyakarta pada tahun 1950 pasca pengakuan kedaulatan Indonesia oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1949 direncanakan pembangunan sebuah Monumen Nasional yang sebanding dengan Menara Eifel. 

Lokasinya ditetapkan di lapangan yang terletak tepat di depan Istana Merdeka.

Pendirian Tugu Monas bertujuan untuk mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia selama revolusi kemerdekaan tahun 1945, sekaligus membangkitkan semangat patriotisme dan inspirasi bagi generasi penerus.

Baca juga: Itinerary Praha 4 Hari 3 Malam dari Jakarta: Jelajahi Kastil Praha, Jembatan Charles, dan Old Town

Wahana dan Fasilitas di Monas

Ruang Kemerdekaan terdapat Pintu Gapura, Peta Kepulauan Indonesia dan Burung Garuda yang terbuat dari perunggu dan dilapisi emas murni 22 kg. Untuk pintu gapura terletak di sisi barat memiliki berat 4,5 Ton yang dibuat oleh Arsitek Soedarsono tahun 1964.

Di dalamnya terdapat kaca anti peluru untuk menyimpan replika naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang besarnya 4x lipat dari yang aslinya.
Ruang Kemerdekaan terdapat Pintu Gapura, Peta Kepulauan Indonesia dan Burung Garuda yang terbuat dari perunggu dan dilapisi emas murni 22 kg. Untuk pintu gapura terletak di sisi barat memiliki berat 4,5 Ton yang dibuat oleh Arsitek Soedarsono tahun 1964. Di dalamnya terdapat kaca anti peluru untuk menyimpan replika naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang besarnya 4x lipat dari yang aslinya. (Instagram/monumen.nasional)

-Museum Sejarah Nasional

Terletak di dasar monumen, museum ini menampilkan 51 diorama yang menggambarkan sejarah Indonesia  dari masa prasejarah hingga era modern. Di museum ini terdapat artefak, dan alat peraga yang cukup menarik dan lengkap.

-Ruang Kemerdekaan

Ruang ini menyimpan simbol-simbol kemerdekaan, seperti teks proklamasi, duplikat bendera pusaka, Garuda Pancasila, dan peta wilayah NKRI. 

Pengunjung akan disuguhkan suara asli Bung Karno ketika membaca teks Proklamasi Kemerdekaan dengan diiringi lagu Bagimu Negeri ciptaan Kusbini.

3 dari 4 halaman

Pintu masuk di Ruang Kemerdekaan ini dilapisi emas serta menggunakan kaca anti peluru guna keamanan.

-Pelataran Puncak Monas

Dari ketinggian 115 meter, pengunjung dapat menikmati panorama kota Jakarta.

Ketika sampai di atas sejauh mata memandang tampak gedung-gedung di Jakarta, yang juga bisa melihat pemandangan lainnya menggunakan teropong.

-Imersif A Experience

Imersif A Experience merupakan wahana pertunjukkan tiga dimensi , di mana pengunjung akan dikenalkan mengenai sejarah Indonesia dengan model tiga dimensi dengan sensasi dalam Planetarium.

Selain itu fasilitas penunjang lainnya meliputi:

-Area Parkir

Terletak di selatan kawasan Monas, dikenal dengan nama IRTI, mampu menampung sekitar 300 mobil, motor, maupun bus dengan tarif parkir resmi.

-Kereta Wisata

4 dari 4 halaman

Melayani pengunjung dari area parkir menuju Tugu Monas.

-Taman Rekreasi: Meliputi taman refleksi, taman bermain anak, dan taman fitness.

-Fasilitas Olahrga

Seperti lapangan bulutangkis, bola basket, bola voli, dan futsal.

-Musala dan Toilet

Tersedia untuk kenyamanan pengunjung.

Pertunjukan air mancur menari di Monas.
Pertunjukan air mancur menari di Monas. (Instagram/@monumen.nasional)

Alamat dan Jam Operasional

Monas berlokasi di Merdeka Square, Jalan Lapangan Monas, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Jakarta.

Jam operasional kawasan monas yaitu, 

-Kawasan Monas

Selasa - Jum'at: 06.00 - 18.00 WIB, adapun hari Senin tutup untuk perawatan.

Sabtu - Miggu: 06.00 - 22.00 WIB

-Tugu Monas

Senin tutup, Selasa - Jum'at mulai pada 08.00 - 18.00 WIB (loket tutup pukul 15.00 WIB).

Sabtu - Miggu: 06.00 - 22.00 WIB

-Wisata Malam Tugu Monas

Sabtu - Minggu mulai pukul 08.00 - 22.00 WIB (loket tutup pukul 21.00 WIB)

-Air Mancur Menari

Sabtu - Minggu: Sesi 1 mulai pukul 19.30 - 20.00 WIB, Sesi 2 mulai pukul 20.30 - 21.00 WIB.

Harga tiket masuk Monas terbaru 2025

Harga tiket naik ke puncak Monas dibanderol mulai Rp 24.000 per orang untuk dewasa, mulai Rp 13.00 per orang untuk mahasiswa, dan mulai Rp 6.000 per orang untuk anak-anak.

Sementara itu, untuk tiket masuk museum  dibanderol mulai Rp 8.000 per orang untuk dewasa, mulai Rp 5.000 per orang untuk mahasiswa, dan mulai Rp 3.000 per orang untuk anak-anak.

Tiket masuk Monas hanya bisa dibayar menggunakan kartu Kakcard atau kartu yang diterbitkan Bank DKI.

Jika belum punya Jakcard, pengunjung bisa beli di loket tiket, harganya mulai Rp 50.000 , sudah termasuk isi saldo Rp 20.000.

Monas buka untuk kunjungan umum setiap hari kecuali hari Senin. Pengunjung disarankan membawa e-money atau kartu lainnya yang berlaku.

Karena untuk mengunjungi wahana seru di Monas, pembayaran tiket maupun transportasi umum sudah menggunakan cashless.

TribunTravel/Sri Rahayuningsih

Selanjutnya
Tags:
JakartaJakarta PusatGambirMonasharga tiket masuk Sate Taichan Senayan City
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved