TRIBUNTRAVEL.COM - Siapa nih yang berencana menikmati liburan ke Kabupaten Natuna?
Nah, ada beberapa tempat wisata yang bisa menjadi destinasi pilihan.

Satu di antaranya yakni Air Terjun Gunung Hiu.
Air Terjun Gunung Hiu berlokasi di Ceruk, Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Baca juga: Pandang Tak Jemu, Wisata Hutan Bakau di Nongsa, Kota Batam, Kepri untuk Liburan Akhir Pekan
Tempat wisata ini tak hanya sukses menarik minat wisatawan dan masyarakat setempat lho.
Akan tetapi juga sukses mencuri perhatian Pemkab Natuna.
Air Terjun Gunung Hiu lahir melalui tangan dingin seorang pria kelahiran Natuna bernama Zaharuddin.
Ia berperan memberi dorongan dan motivasi kepada masyarakat Natuna.
Khususnya kepada Pemerintahan Bidang Ekonomi dan Pariwisata untuk mengembangkan objek wisata lainnya.
Sebab setelah muncul Air Terjun Gunung Hiu, sejumlah tempat wisata lainnya bermunculan seperti, Bukit Kapur, Alif Stone Park, dan ada banyak lagi lainnya.
Baca juga: Panduan Wisata Mikie Funland di Sumatera Utara: Taman Hiburan dengan Beragam Aktivitas Seru
Kepada TribunBatam,id, Zaharuddin menceritakan motivasinya membangun tempat wisata terinspirasi dari banyaknya potensi objek wisata di Natuna.
"Saya terinspirasi dan termotivasi karena melihat potensi objek wisata di Natuna ini sangat luar biasa. Salah satunya alam pegunungan yang memiliki panorama yang indah," kata Zaharuddin kepada Tribunbatam.id, Sabtu (20/3/2021) di objek Wisata Air Terjun Gunung Air Hiu, Desa Ceruk.
Di lokasi itu terdapat air terjun kecil dan ada 7 sungai yang mengalir.

"Masyarakat Natuna jika ingin berwisata ke luar daerah akan memakan biaya yang sangat besar. Sehingga saya memutuskan untuk membangun objek wisata ini," katanya.
"Pertama itu, sayakan ada anggota kebun, kebetulan di depan rumahnya itu ada sungai kecil, jadi saya tanya sama dia ada sungai besar tidak? Ada kata dia dan kebetulan tanah di daerah situ mau dijual.
Di sana juga ada air terjun, dan akhirnya saya beli. Kemudian saya olah pelan-pelan dan sampai seperti ini," ujarnya.
Baca juga: Mendaki Gunung Sepikul di Sukoharjo Jateng, Surga Sunrise yang Cocok Didaki Pemula
Objek wisata yang dibangunnya ini punya konsep wisata syariah.
"Jadi dari awal konsep pembangunan wisata ini adalah wisata syariah. Yaitu meningkatkan rasa kesadaran kita kepada Sang Pencipta bahwa Tuhan itu menciptakan alam ini sangat bagus dan indah sekali," jelas Zaharuddin.
Ia melanjutkan ceritanya. Air Terjun Gunung Hiu ini dibangun Zaharuddin untuk mengatasi kebutuhan tempat wisata bagi masyarakat Natuna di akhir pekan dan momen liburan.

Lantaran Natuna merupakan kabupaten terpencil di Kepulauan Riau yang jauh dengan kabupaten dan kota lainnya, yang memiliki objek wisata dan bisa dijadikan alternatif untuk saling berkunjung ke daerah lain.
"Kalau Natuna kita lakukan itu pasti sangat mahal sekali biayanya. Tiket pulang pergi saja sudah berapa? Makanya saya membangun objek wisata ini, dan Alhamdulillah dalam pembangunannya saya juga dibantu Pemkab Natuna," tuturnya.
Menurutnya, bagi masyarakat Natuna yang ingin berwisata ke daerah lain lumayan berat, karena biayanya besar.
"Saya bangun ini bukan untuk profit atau bisnis. Jadi saya bangun ini adalah untuk sedekah, dan bagi pengunjung yang datang kami tidak pungut biaya masuk," ujarnya.
Baca juga: Pantai Dua Hati di Singkep, Lingga, Kepri, Suguhkan 2 Daya Tarik Sekaligus
Sedangkan perawatan dan pengelolaannya, Zaharuddin bekerja dibantu oleh beberapa karyawan.
Pantauan TribunBatam.id, di lokasi terlihat air terjun yang mengalir deras dari atas gunung, juga terdapat sebuah kolam renang, home stay, dan juga terdapat spot-spot foto yang menarik dan instagramable.
"Di sini juga terdapat 7 sungai yang mengalir dari gunung di atas, 3 sungai besar dan 4 sungai kecil," ujar Zaharuddin.
Menurutnya, ketujuh sungai tersebut seolah-olah menggambarkan Surga Firdaus yang dijelaskan dalam ajaran Islam.
Ia mengajak Pemerintah bekerja sama untuk membangun objek wisata di Natuna.
"Mudah-mudahan Pemerintah dan Pemerintah Daerah kita dalam hal yang sama.
Bersama-samalah kita membangun objek wisata untuk mengutamakan kebutuhan masyarakat Natuna dulu, baru sambil berjalan kita tunggu.
Kita jemput wisatawan dari luar untuk menikmati wisata di Natuna dan jangan menunggu datangnya investor untuk membangun wisata di Natuna ini tetapi kita bersama-sama masyarakat dan Pemerintah Daerah yang memulai. Tidak ada kata terlambat," pungkasnya.
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kepri Buralimar pun mengapresiasi langkah nyata seluruh elemen dalam memajukan sektor pariwisata di Kepri.
Menurutnya, perlu langkah nyata dalam membangkitkan kembali geliat pariwisata yang menurun akibat pandemi covid-19.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat berkenaan dengan rencana travel bubble.
Buralimar menyebutkan, bila rencana pembukaan awal berhasil, maka akan diperluas ke kawasan wisata lainnya di Kepri.
Baca juga: Nusantara Edupark di Madiun, Jawa Timur Hadirkan Wahana Baru & Menantang selama Libur Nataru
Ia juga memastikan bahwa dua kawasan wisata yang akan dibuka tersebut dengan tingkat penyebaran Covid 19 rendah dan sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
"Selain protokol kesehatan, penanganan covid-19 pada sejumlah daerah juga menunjukkan hasil yang baik. Kami optimistis pariwisata Kepri kembali bangkit," sebutnya.
(TribunBatam.id/Muhammad Ilham)(TribunTravel.com/mym)
Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul Melihat Air Terjun Gunung Hiu Destinasi Wisata Kepri di Natuna
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.