TRIBUNTRAVEL.COM - Viral pesta pernikahan di Qaraqosh, Provinsi Niniwe, Irak, berujung tragis setelah terjadi kebakaran pada Selasa (26/9/2023) malam.
Insiden tragis ini diduga dipicu kembang api yang dinyalakan saat mempelai pengantin sedang berdansa.

Video detik-detik kebakaran hebat ini pun beredar luas di media sosial.
Dalam video itu, awalnya terlihat pesta penikahan yang diadakan dalam gedung berlangsung meriah dan romantis.
Baca juga: Iseng-iseng Scroll Facebook, Wanita Temukan Fakta Suaminya Menikah Lagi dan Punya Bayi
Pengantin wanita mengenakan gaun putih panjang, sedangkan pengantrin pria mengenakan jas hitam.
Keduanya berdiri di tengah-tengah untuk berdansa.
LIHAT JUGA:
Mereka dikelilingi hiasan bunga melingkar dan di empat sudut terdapat mesin kembang api.
Sedangkan para tamu undangan ada yang berdiri mengelilingi mereka dan duduk melihat.
Saat mereka sedang menari dengan romantis, kembang api menyala.
Sayangnya, percikan kembang api itu mengenai dekorasi bunga palsu yang ada di atas pengantin.
Api langsung cepat membakar dekorasi berbentuk bulat itu.
Baca juga: Cerita Romantis Pria Lamar Kekasihnya Lewat Pengeras Suara Bandara, Kini Bersiap Menikah
Terlihat salah satu tamu undangan mendongak ke atas karena ada benda yang jatuh ke kepalanya.
Tiba-tiba dekorasi yang terbakar langsung berjatuhan ke bawah.
Bahkan api yang jatuh mengenai kepala salah satu tamu hingga membuat badan dan baju tamu itu terbakar.
Api terus berjatuhan dari atas hingga membuat tamu panik berlarian.
Pengantin pria pun terlihat menarik istrinya menjauh.
Sontak semua tamu berebut untuk bisa keluar.
Sedangkan dalam video berikutnya, terlihat kondisi gedung yang sudah hangus dilalap api.
Akibat dari insiden ini, 113 orang dikabarkan tewas dan puluhan lain mengalami luka berat.

Curhat pilu pengantin
Diketahui, pengantin yang sedang berdansa tersebut adalah Revan (27) dan Haneen (18).
Keduanya memang selamat dari kobaran api.
Namun, Revan dan Haneen menyampaikan, di dalam hati mereka merasakan kematian.
Baca juga: Cerita Wanita Ketemu Jodoh di Bandara gegara Pesawat Delay, Kini Siap-siap Menikah
Revan mengaku kehilangan 15 anggota keluarganya dalam kebakaran tersebut.
Dia menambahkan bahwa istrinya tidak dapat berbicara setelah kehilangan 10 anggota keluarganya, termasuk ibu dan saudara laki-lakinya.
Ayah Haneen juga dalam kondisi kritis.
Bencana itu membuat mereka tidak bisa lagi tinggal di kampung halaman mereka.
"Ya sudah, kami tidak bisa tinggal di sini lagi. Kami tidak bisa tinggal di sini lagi. Maksud saya, setiap kali kami mencoba untuk mendapatkan kebahagiaan, sesuatu yang tragis terjadi pada kami dan menghancurkan kebahagiaan itu. Jadi, yang terbaik bagi kami adalah pergi," kata Revan diberitakan Sky News pada Sabtu (30/9/2023).
Revan mengatakan hatinya hancur setelah insiden itu.

"Memang benar bahwa kami duduk di sini di depan Anda dalam keadaan hidup. Tetapi di dalam hati kami sudah mati. Kami mati rasa. Kami sudah mati di dalam," ungkapnya.
Pernikahan pada Selasa malam itu diperkirakan dihadiri oleh sekitar 900 tamu dan api mulai menyala sekitar pukul 22.45 waktu setempat.
Laporan awal menunjukkan bahwa kembang api yang dinyalakan untuk dansa slow dance pasangan tersebut menjadi penyebab kebakaran.
Baca juga: Kisah Viral Pasangan Suami Istri Bercerai 3 Menit setelah Resmi Menikah
Revan percaya bahwa api entah bagaimana bermula dari langit-langit.
"Bisa jadi karena korsleting listrik, saya tidak tahu. Tapi api bermula dari langit-langit. Kami merasakan panasnya. Ketika saya mendengar suara berderak, saya melihat ke langit-langit," kata Revan.
"Kemudian langit-langit, yang semuanya terbuat dari nilon, mulai meleleh. Hanya butuh beberapa detik saja," imbuhnya.
Artikel ini telah tayang di Tribuntrends.com dengan judul NGERI Detik-detik Kebakaran Pesta Pernikahan, Dansa Romantis Jadi Tragis, Kembang Api Kenai Bunga dan Kebakaran Pesta Pernikahan di Irak Tewaskan 115 Orang, Pengantin Curhat: Kami Hancurkan Kebahagiaan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.