Breaking News:

Hong Kong Minta Korea Selatan Longgarkan Aturan Pembatasan Penerbangan di Bandara

Hong Kong meminta secara resmi kepada Korea Selatan untuk melonggarkan aturan penerbangan di tengah pandemi Covid-19.

Editor: Nurul Intaniar
Unsplash/Mark Olsen
Ilustrasi pesawat yang sedang mengudara. Belum lama ini, Hong Kong meminta secara resmi kepada Korea Selatan untuk melonggarkan aturan penerbangan di tengah pandemi Covid-19. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Di tengah pandemi Covid-19, sejumlah negara masih memberlakukan aturan pembatasan penerbangan.

Sebut saja Korea Selatan, negara ini masih memberlakukan aturan pembatasan penerbangan untuk Hong Kong.

Ilustrasi pesawat yang lepas landas di Bandara Internasional Incheon, Seoul, Korea Selatan.
Ilustrasi pesawat yang lepas landas di Bandara Internasional Incheon, Seoul, Korea Selatan. (instagram/aviation_ki)

Menurut aturan penerbangan Korea Selatan, setiap penerbangan dari Hong Kong hanya bisa mendarat di Bandara Internasional Incheon Seoul saja.

Perdana Menteri (PM) Korea Selatan, Han Duck Soo, sebelumnya telah mengeluarkan pengumuman terkait aturan penerbangan.

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Shanghai di China Diminta Rayakan Natal di Rumah

Han Duck Soo mengatakan jika pembatasan penerbangan terkait Covid-19 pada Selasa (10/1/2023), juga diberlakukan untuk penerbangan dari Macau.

Sementara itu, aturan ini akan diberlakukan hingga Selasa (28/2/2023) mendatang.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah Hong Kong meminta secara resmi kepada pemerintah Korea Selatan untuk melonggarkan aturan penerbangan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Dikutip dari Kyodo News, Kamis (12/1/2023), otoritas kesehatan Korsel pekan lalu menegaskan bahwa semua pendatang dari Hong Kong dan Macau harus menunjukkan hasil negatif dari tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan dalam waktu 48 jam setelah kedatangan.

Sebelumnya, Pemerintah Hong Kong merilis pernyataan resmi pada Selasa lalu yang mengecam pembatasan tersebut, menyebutnya 'tidak masuk akal'.

Namdaemun Market di Seoul
Namdaemun Market di Seoul (tragrpx /Pixabay)

"Pemerintah Hong Kong telah menulis surat kepada otoritas Korea dan berhubungan dengan Konsulat Jenderal Korea di Hong Kong untuk mengungkapkan keprihatinan kami dan sangat meminta otoritas untuk mencabut pembatasan terkait," kata pernyataan tersebut.

Baca juga: Kenang Tragedi Halloween Itaewon, Ribuan Warga Seoul Berkumpul dan Nyalakan Lilin

Keputusan Korsel ini muncul di tengah perselisihan dengan China setelah Korsel memberlakukan banyak pembatasan pada pelancong dari China pada bulan lalu, menyusul keputusan China untuk mencabut kebijakan nol-Covid yang ketat.

China menuduh Korsel melakukan praktik diskriminatif terhadap para turisnya.

Pihak berwenang China pada Selasa lalu mengumumkan bahwa mereka akan berhenti mengeluarkan visa jangka pendek untuk pelancong dari Korsel sebagai tanggapan terkait aturan pembatasan perjalanan negara itu.

China mengatakan langkah-langkah itu akan 'disesuaikan' jika Korsel mencabut pembatasan masuknya yang 'diskriminatif' terhadap China.

Baca juga: Selebgram Indonesia Bersyukur Tak Jadi Datang ke Pesta Halloween Itaewon Seoul

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved