Breaking News:

Piala Dunia 2022

Kecewa dengan Fasilitas Penginapan, Sejumlah Penonton Piala Dunia 2022 Marah dan Ingin Pulang

Sejumlah penggemar Piala Dunia 2022 marah dan mengeluhkan soal penginapan mereka di Qatar lantaran dipenuhi dengan limbah.

Unsplash/Dorian Hurst
Ilustrasi para penggemar yang datang ke Qatar untuk menonton Piala Dunia 2022. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sejumlah penggemar Piala Dunia 2022 marah dan mengeluhkan soal penginapan mereka di Qatar.

Diketahui, Qatar telah menyiapkan sebuah penginapan khusus seharga Rp 3,2 juta per malam untuk menampung para penonton Piala Dunia 2022.

Ilustrasi fasilitas Fan Zone sebagai tempat para penggemar sepak bola Piala Dunia 2022 berkumpul.
Ilustrasi fasilitas Fan Zone sebagai tempat para penggemar sepak bola Piala Dunia 2022 berkumpul. (Unsplash/Dorian Hurst)

Namun sayang, sekelompok penggemar Piala Dunia 2022 yang tinggal di sana mengeluhkan bahwa penginapan tersebut penuh dengan limbah.

Para penggemar yang merupakan pendukung Australia itu bahkan menyatakan ingin pulang setelah hanya melihat satu pertandingan saja.

Baca juga: Taklukan Argentina di Piala Dunia 2022, Arab Saudi Umumkan Libur Nasional hingga Konvoi Mobil

Mereka juga mempertimbangkan untuk menjual tiket pertandingan dan meninggalkan Qatar.

Sementara banyak penggemar menyukai pengalaman Piala Dunia mereka, beberapa mengeluh tentang kondisi akomodasi yang buruk dan suasana kacau di zona penggemar.

Banyak laporan telah menyaring masalah serius di fan village, yang dirancang sebagai tempat bagi penggemar dari berbagai negara untuk tinggal bersama.

Melansir Foxsport, Minggu (27/11/1022), Masalah akomodasi telah dilaporkan di Unit Perumahan Barwa Barahat Al Janoub, Fan Village Cabins Zarafan, Free Zone Fan Village dan Saffron Fan Village.

Qatar telah menawarkan pengembalian uang penuh dan akomodasi baru kepada para penggemar Piala Dunia yang tinggal di beberapa kawasan terburuk.

Baca juga: Gharissa Ice Cream, Bisnis Kuliner Sosok Ghanim Al-Muftah yang Viral di Pembukaan Piala Dunia 2022

Sejumlah suporter dilaporkan datang tepat waktu, hanya untuk menunggu sepanjang malam selagi kamar mereka disiapkan.

Tetapi ketika akhirnya masuk ke kamar, mereka menemukan akomodasi tersebut, banyak di antaranya berharga rata-rata Rp 3 jutaan per malam, memiliki kamar mandi bocor yang dibanjiri limbah dan tidak ada air panas.

Memposting di forum untuk penggemar di Qatar, seorang pendukung Australia berkata: “Adakah orang lain di desa penggemar yang mengalami pengalaman mengerikan?

Guna mengantisipasi animo penggemar Piala Dunia, Qatar telah menyediakan lebih dari 4.600 kabin hunian yang terbuat dari kontainer.
Guna mengantisipasi animo penggemar Piala Dunia, Qatar telah menyediakan lebih dari 4.600 kabin hunian yang terbuat dari kontainer. (www.qatar2022.qa)

Kebocoran di kamar mandi menyebabkan banjir, tidak ada air panas, layanan pelanggan telah dibanjiri keluhan masyarakat.

Jujur tidak tahu harus berbuat apa. Kami sedang mempertimbangkan untuk menjual tiket kami dan pergi lebih awal, tetapi saya pikir peluang kami untuk mendapatkan pengembalian dana akomodasi cukup rendah."

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved