Breaking News:

Penumpang Tertembak di Pesawat yang Sedang Mengudara, Peluru Ditembakkan dari Darat

Seorang penumpang tertembak saat di pesawat Myanmar Nation Airlines yang akan mendarat di Loikaw, Myanmar.

Unsplash/sebastiangrochowicz
Pesawat Lepas Landas. Seorang penumpang tertembak saat pesawat sedang mengudara 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang penumpang pesawat tertembak saat penerbangan.

Peluru tersebut ditembakkan dari darat menembus dinding pesawat.

Baca juga: Saran Pramugari, Ada 6 Hal yang Sebaiknya Jangan Dilakukan di Pesawat

Ilustrasi pesawat yang bersiap lepas landas
Ilustrasi pesawat yang bersiap lepas landas (Avel Chuklanov /Unsplash)

Baca juga: Pramugari Ungkap Spot Paling Kotor di Pesawat, Jangan Asal Sentuh Tombol Flush Toilet

Pria yang tertembak itu sedang bepergian naik pesawat Myanmar Nation Airlines yang akan mendarat di Loikaw, Myanmar.

Dilansir dari mirror, sebuah foto memperlihatkan korban di tempat duduknya, tersungkur dan memegang tisu di sisi kanan leher.

Di sampingnya ada banyak tisu yang berlumuran darah.

Setelah pesawat mendarat, pria itu langsung dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Cerita Penumpang Dengar Suara Misterius saat Naik Pesawat, Videonya Viral di TikTok

Baca juga: Petir Sambar Sayap Pesawat EasyJet, Sebabkan Kerusakan hingga Paksa Pendaratan Darurat

Gambar lain menunjukkan lubang di badan pesawat yang dibuat oleh peluru.

Di mana peluru tersebut menghantam pesawat ketika terbang di ketinggian 3.500 kaki, sekira 4 mil di utara bandara.

Semua penerbangan ke kota itu, yang merupakan ibu kota negara bagian Kayah, dibatalkan tanpa batas waktu, kata kantor Myanmar National Airlines di Loikaw.

Pemerintah militer negara itu menyalahkan pasukan pemberontak, meskipun kelompok pemberontak menyangkal ada hubungannya dengan penembakan itu.

Mayor Jenderal Zaw Min Tun, juru bicara dewan militer yang berkuasa di Myanmar, mengatakan kepada TV pemerintah: "Saya ingin mengatakan bahwa serangan semacam ini terhadap pesawat penumpang adalah kejahatan perang.

"Orang-orang dan organisasi yang menginginkan perdamaian perlu mengutuk masalah ini secara menyeluruh."

Telah terjadi pertempuran sengit antara militer dan kelompok pemberontak di negara bagian Kayah di timur sejak tentara menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis Februari lalu dan mengambil alih.

Kudeta itu menyebabkan protes damai - yang ditindak dengan kejam oleh pemerintah baru.
Hal ini pada gilirannya menyebabkan ribuan warga sipil membentuk unit-unit milisi sebagai bagian dari Angkatan Pertahanan Rakyat untuk melakukan pembalasan.

Baca juga: Petir Sambar Sayap Pesawat EasyJet, Sebabkan Kerusakan hingga Paksa Pendaratan Darurat

Ilustrasi penumpang di kabin pesawat
Ilustrasi penumpang di kabin pesawat (Unsplash/Mohammad Arrahmanur)
Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved