TRIBUNTRAVEL.COM - Bukan hal aneh lagi, jika pramugari memiliki ragam rahasia penerbangan.
Pramugari bahkan memiliki beberapa kode rahasia hingga sebutan untuk penumpang yang disukai dan dibenci.

Melalui laman The Sun, yang dilansir pada Kamis (29/9/2022), seorang pramugari mengungkap kode rahasia untuk penumpang yang disukai dan dibencinya.
Umumnya, pramugari akan menggunakan nomor kursi untuk membahas penumpang yang dimaksud.
Baca juga: Pramugari Ungkap Waktu Terbaik untuk Terbang, Solusi Terhindar dari Pembatalan dan Penundaan
Misalnya, jika traveler duduk di kursi 13D, maka pramugari akan menyebutnya sebagai 'Delta 13'.
Tonton juga:
Apa yang dikatakan pramugari mungkin terdengar sedikit samar, terutama jika mereka berbicara di tengah lorong.
Jika traveler mendengar nomor kursi disebutkan dalam kalimat sama dengan kata 'Bob', maka itu artinya traveler telah menarik perhatian seseorang.
Karena pramugari menggunakan singkatan itu untuk maksud 'penumpang yang mereka sukai'.
Selain sebutan 'Bob', ada sebutan lain dari pramugari untuk penumpang yang mereka sukai.

Baca juga: Gara-gara Pukul Pramugari, Seorang Penumpang Dilarang Naik Pesawat Seumur Hidup
"Saat anda turun dari pesawat, kami mengucapkan 'Selamat tinggal' kepada setiap penumpang, tetapi jika anda mendapatkan kata 'cheerio' itu artinya pramugari memberitahu anda bahwa mereka akan senang memiliki anda di pesawat kapan saja," ujar pramugari tersebut.
Namun, jika penumpang diberi sebutan Philip', maka penumpang tersebut telah melakukan sesuatu yang salah dan mungkin mendapatkan layanan yang buruk selama sisa penerbangan.
Sebutan itu berasal dari istilah PILP (Passenger I'd Like to Punch), tetapi telah berubah dari waktu ke waktu menjadi sedikit lebih halus.

Salah satu cara penumpang dapat menghindari sebutan sebagai Philip adalah dengan tidak membunyikan bel panggilan terus-menerus atau membawa seekor hewan peliharaan yang dibenci pramugari.
Selain itu, penumpang mungkin mendengar manajer pramugari penerbangan mengingatkan bahwa setiap kali bel berbunyi, pramugari harus mengingat moto 'Coke atau stroke'.
Baca juga: Kelakuan Buruk Seorang Pria di Pesawat, Goda Pramugari dan Berbuat Keributan
Itu berarti bahwa setiap kali seseorang menekan tombol, itu bisa jadi seseorang yang menginginkan minuman, tetapi bisa juga keadaan darurat medis.
Ini benar-benar adalah hak sebagai penumpang untuk mengharapkan layanan jika membutuhkannya.
Tetapi ada baiknya memeriksa apakah waktu yang tepat untuk menekan tombol tersebut.
Misalnya, jika kita berada di tengah-tengah layanan minuman atau makan malam, satu-satunya waktu maka penumpang harus menelepon pramugari dalam keadaan darurat.
Jika semuanya baik-baik saja, maka bersabarlah.

Ada juga beberapa kode penerbangan yang pramugari lebih suka penumpang tahu, jika terjadi keadaan darurat di pesawat.
Dalam skenario terburuk dan pesawat akan jatuh, ada sistem yang pramugari perlu semua orang ikuti.
Baca juga: Kisah Vesna Vulovic, Pramugari yang Selamat setelah Jatuh dari Ketinggian 33.000 Kaki Tanpa Parasut
SBSE adalah singkatan dari secure, brace, seatbelts dan exit.
Ini berarti bahwa pramugari akan meminta penumpang untuk aman di kursinya, dalam posisi penyangga, sabuk pengaman dilakukan dan mengetahui di mana pintu keluar terdekat dan paling mudah diakses.
Jika pesawat menuju ke air, pramugari akan meminta penumpang untuk memiliki jaket pelampung yang siap untuk digelembungkan juga.
Setelah mendarat, pramugari juga akan mencari PABs, Penumpang dengan Able Bodies.
Mereka akan membantu pramugari membuka pintu keluar dan menyiapkan slide evakuasi, sehingga dapat mengeluarkan semua orang dari pesawat seaman mungkin.
Jadi lain kali saat terbang, dengarkan nomor kursi traveler dan cobalah untuk tidak berperilaku seperti Philip.
Baca juga: Naik Pesawat Super Air Jet? Begini Cara Dapatkan Bagasi Gratis 2 Kg
(TribunTravel.com/Rtn)
Baca juga selengkapnya seputar rahasia penerbangan, di sini.