Breaking News:

Sejarah Perayaan World Tourism Day, Ternyata Sudah Digelar Sejak 1980-an

Perayaan World Tourism Day yang diadakan setiap tanggal 27 September ternyata sudah ada sejak tahun 1980 silam.

Dok. UNWTO
World Tourism Day 2022 digelar di The Nusa Dua, Bali dan merupakan pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno merasa bangga Indoenesia terpilih menjadi tuan rumah World Tourism Day 2022.

Hal itu diungkapkan Sandiaga Uno melalui akun Instagram pribadinya, @sandiuno.

Dalam postingan tersebut, Sandiaga Uno memberikan pernyataan sebagai berikut:

"Ini sejarah besar, rasa bangga dan bahagia menjadi satu rasanya, Indonesia telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan World Tourism Day 2022 di Bali.

Baca juga: Punya Banyak Potensi, Papua Barat Siap Kembangkan Pariwisata Modern Lewat Agrowisata

Semoga destinasi wisata di seluruh penjuru Tanah Air kita ini terus semakin berkualitas dan berkelanjutan, membawa berkah dan peningkatan penghasilan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Indonesia telah dianggap negara yang membawa satu perubahan dan menciptakan satu kepemimpinan baru di pariwisata dunia.

Mari kita lanjutkan perjuangan ini, bersama-sama ciptakan 4,4 juta lapangan kerja sampai 2024 terutama dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan harus memberdayakan."

Sandiaga Uno menambahkan bahwa World Tourism Day 2022 menjadi momentum untuk memperkenalkan destinasi wisata di Indonesia.

Sandiaga Uno saat Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (12/9/2022).
Sandiaga Uno saat Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (12/9/2022). (Dok. Kemenparekraf)

Baca juga: Perkuat Promosi Pariwisata, Kemenparekraf dan Netflix Siap Berkolaborasi

Ia turut menawarkan pengembangan sejumlah daerah wisata pada para Menteri Pariwisata anggota G20.

"Karena saya melihat 5 destinasi super prioritas, 8 kawasan ekonomi khusus (KEK), dan 3 destinasi pariwisata keberlanjutan ini betul-betul menjadi sumber investasi," kata Sandiaga Uno dalam Dalam Pertemuan Tingkat Menteri, Senin (26/9/2022) malam.

"Apabila para delegasi setuju mengambil penawaran ini total investasi adalah sekitar 6 sampai 8 miliar dolar AS dalam tiga tahun ke depan," imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, Sandiaga Uno juga membahas kemungkinan dikembangkan technopark di beberapa destinasi untuk melengkapi ekosistem ekonomi kreatif.

Pihaknya percaya ada pasar yang sangat penting bagi pariwisata Indonesia untuk berpromosi, berinovasi dan berkolaborasi.

Tidak hanya di bidang pariwisata tetapi juga pengembangan ekonomi kreatif, serta ikut berkontribusi dalam penciptaan 4,4 juta lapangan kerja sampai 2024.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved