Breaking News:

Pramugari Ungkap Waktu Terbaik untuk Terbang, Solusi Terhindar dari Pembatalan dan Penundaan

Seorang pramugari membagikan tips terbaiknya untuk menghindari pembatalan penerbangan, termasuk pilih penerbangan di awal hari.

Avel Chuklanov /Unsplash
Ilustrasi pesawat pada penerbangan pertama di pagi hari. 

Jika terbang langsung ke tujuan tidak memungkinkan, Kristie mengatakan kepada para pelancong untuk menghindari pemesanan dengan waktu transit yang pendek.

Dia menjelaskan, "singgah satu jam tidak cukup lagi. Tiga puluh menit, tak ada kesempatan. Dalam kebanyakan kasus, tiga jam adalah waktu yang aman."

Baca juga: 10 Mitos Tentang Pramugari yang Kerap Dipercaya Penumpang, Benar atau Salah?

Untuk mengetahui penundaan, pembatalan atau info penting lainnya, Kristie menyarankan penumpang untuk mengunduh aplikasi resmi dari maskapai.

Dia menuturkan bahwa aplikasi maskapai penerbangan merupaka sumber yang berharga.

Aplikasi akan memungkinkan penumpang untuk melakukan hal-hal seperti melacak bagasi mereka, pesawat mereka dan bahkan diperingatkan tentang adanya pembatalan penerbangan.

Tentu saja hal ini dapat menghemat perjalanan yang sia-sia ke bandara untuk beberapa penumpang yang tidak beruntung.

Ilustrasi bandara. Pembatalan penerbangan sempat membuat kekacauan di sejumlah bandara.
Ilustrasi bandara. Sejak pandemi Covid-19 mewabah, pembatalan penerbangan sangat marak dan menyebabkan kekacauan di sejumlah bandara terkenal dunia. (Flickr/A World Traveller)

Baca juga: Tangis Pramugari Pecah Dengar Berita Kematian Ratu Elizabeth II, Usap Air Mata di Depan Penumpang

Jika diperlukan, penumpang juga dapat memesan penerbangan pengganti di aplikasi untuk menghindari antrean panjang sesama penumpang yang frustrasi akibat pembatalan.

Untuk penumpang yang berhasil naik ke pesawat, Kristie membagikan tips terbaik lainnya yang akan membuat perjalanan lebih mudah.

Kristie memberi tahu penumpang untuk membawa pakaian tertentu di setiap penerbangan, terlepas dari destinasi yang dituju.

Kamu mungkin tidak ingin membawa jaket saat terbang ke Spanyol yang cenderung beriklim tropis, tetapi itu akan membantu dengan baik selama perjalanan menuju ke sana.

Dia mengungkapkan bahwa pramugari sering dengan sengaja membuat pesawat tetap dingin.

Sebab, hawa panas membuat para penumpang yang mabuk udara akan merasa lebih buruk

"Kami tidak ingin siapa pun menggunakan kantong plastik (tempat muntahan) itu", ungkap Kristie.

Baca juga: Kelakuan Buruk Seorang Pria di Pesawat, Goda Pramugari dan Berbuat Keributan

(TribunTravel.com/mym)

Baca selengkapnya soal pramugari di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved