Breaking News:

Kisah Pesawat Boeing 737 Jatuh Gegara Kawanan Merpati hingga Tewaskan 35 Penumpang

Sebuah pesawat Boeing 737 jatuh karena kawanan merpati hingga tewaskan 35 penumpang, Kamis (15/9/1988) dan semua krunya melarikan diri tanpa cedera.

Unsplash/Artturi Jalli
Ilustrasi pesawat Boeing 737 jatuh karena kawanan merpati hingga tewaskan 35 penumpang pada Kamis (15/9/1988). 

Kapten mengambil alih sebelum serangan burung

Ilustrasi ruangan kokpit. Sebuah pesawat Boeing 737 jatuh karena kawanan merpati hingga tewaskan 35 penumpang pada Kamis (15/9/1988).
Ilustrasi ruangan kokpit. Sebuah pesawat Boeing 737 jatuh karena kawanan merpati hingga tewaskan 35 penumpang pada Kamis (15/9/1988). (Flickr/jbgeronimi)

Saat pesawat meluncur di landasan pacu, melewati kecepatan lepas landas V1, para kru melihat sekawanan merpati berbintik-bintik naik ke udara di sisi kiri pesawat.

Melihat ancaman yang akan segera terjadi, kapten mengambil alih kendali dari perwira pertama dan menarik kembali kuk untuk lepas landas.

Ketika pesawat melakukan kontak dengan kawanan burung, ia melakukan perjalanan dengan kecepatan 146 knot pada ketinggian 300 kaki di atas tanah.

Setelah serangkaian ledakan keras saat mesin menelan merpati, kapten meminta persneling, dan perwira pertama menurut.

Baca juga: Satu-satunya Penumpang Selamat Ceritakan Kondisi saat Kecelakaan Pesawat, Bangun Tidur Sudah di Air

Dengan dorongan yang tidak memadai setelah serangan burung, kapten berbelok ke kanan menjauh dari Danau Tana dan bersiap untuk pendaratan darurat.

Selama 32 detik awal setelah serangan burung, pesawat telah naik ke ketinggian 6.029 dan meningkatkan kecepatannya menjadi 154 knot.

Mesin berjuang untuk mengatasinya, dan ketika pesawat naik, tenaga ke kedua mesin tiba-tiba hilang

Dalam keadaan putus asa untuk mendaratkan pesawat di tanah, kopilot menunjuk ke area yang jelas sedikit di depan pesawat di sebelah kanan, dan kapten memutuskan untuk melakukan pendaratan gear-up.

Saat pesawat bersentuhan dengan tanah, pesawat itu pecah dan terbakar, menewaskan 35 dari 98 penumpang.

Keenam anggota kru melarikan diri tanpa cedera.

Baca juga: 5 Risiko Jadi Pramugari, dari Kecelakaan Pesawat hingga Rentan Terkena Penyakit Tertentu

(TribunTravel.com/Rtn)

Baca juga selengkapnya seputar kecelakaan pesawat, di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved