Breaking News:

5 Hal Tak Terduga yang Terungkap karena Panas Ekstrem, dari Kota Hantu hingga Sisa Tubuh Manusia

Cuaca ekstrem menyebabkan penemuan tak terduga. Dari kota hantu di Spanyol hingga manusia dalam tong di Danau Mead.

Ismail ADNAN / AFP
Pandangan udara menunjukkan sisa-sisa desa Gary Qasruka yang terendam, yang ditinggalkan pada tahun 1985 dan sebagian muncul kembali baru-baru ini setelah penurunan besar permukaan air Bendungan Dohuk karena kekeringan, di kota Dohuk, Irak utara, di wilayah otonomi Kurdi pada 28 Agustus 2022. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tahukah kamu panas ekstrem memiliki dampak besar bagi perubahan dunia.

Panas ekstrem dapat menyebabkan sejumlah komplikasi kesehatan, kebakaran hutan, cuaca yang tak biasa dan kekeringan.

Baca juga: Dipaksa Angkut Kayu Gelondongan dalam Cuaca Panas Ekstrem, Gajah Bunuh Pawangnya

Baca juga: Cuaca Panas Ekstrem, Kuda Kereta Wisata Pingsan saat Bawa Turis Keliling Kota

Selain itu, panas ekstrem juga mengungkapkan sejumlah yang tak terduga.

Dilansir dari thevintagenews, berikut ini deretan penemuan tak terduga akibat panas ekstrem.

1. Puing-puing Perang Dunia II, Sungai Po, Italia

Bangau berdiri di atas tongkang besar sepanjang 55 meter yang ditenggelamkan oleh pengeboman Amerika pada PD II pada tahun 1944 sambil mencegah mundurnya tentara Jerman, yang muncul kembali akibat kekeringan parah dari Sungai Po di Gualtieri, Italia pada 15 Juni 2022. Menurut ke observatorium sungai, kekeringan yang mempengaruhi sungai terpanjang di Italia Po adalah yang terburuk dalam 70 tahun terakhir.
Bangau berdiri di atas tongkang besar sepanjang 55 meter yang ditenggelamkan oleh pengeboman Amerika pada PD II pada tahun 1944 sambil mencegah mundurnya tentara Jerman, yang muncul kembali akibat kekeringan parah dari Sungai Po di Gualtieri, Italia pada 15 Juni 2022. Menurut ke observatorium sungai, kekeringan yang mempengaruhi sungai terpanjang di Italia Po adalah yang terburuk dalam 70 tahun terakhir. (Piero CRUCIATTI / AFP)

Baca juga: Aspal Landasan Pacu Bandara Luton Inggris Terangkat Akibat Panas Ekstrem, Diperbaiki dalam 2 Jam

Dengan musim panas yang begitu panas dan kering, Italia mengalami kekeringan paling drastis selama bertahun-tahun.

Panasnya yang ekstrem menyebabkan Sungai Po mulai mengering.

Sebagai informasi, Sungai Po merupakan sungai terbesar di Italia.

Akibat mengeringnya Sungai Po, sebuah kapal yang disebut Zibello , yang terletak di dekat desa utara tengah Gualtieri, telah muncul kembali.

Kapal itu digunakan selama perang untuk mengangkut kayu tetapi tenggelam pada tahun 1943.

Sejak itu, kapal itu tetap berada di bawah air dengan hanya haluannya yang nyaris tidak terlihat di bawah air.
Sekarang, hampir seluruh kapal telah terungkap karena sungai telah mengering.

2. Jembatan dari Zaman Kaisar Nero

Gambar yang diambil pada 30 Juni 2022 di Roma ini menunjukkan rendahnya permukaan air Sungai Tiber yang mengungkapkan sebuah jembatan kuno yang dibangun di bawah Kaisar Romawi Nero.
Gambar yang diambil pada 30 Juni 2022 di Roma ini menunjukkan rendahnya permukaan air Sungai Tiber yang mengungkapkan sebuah jembatan kuno yang dibangun di bawah Kaisar Romawi Nero. (Tiziana FABI / AFP)

Baca juga: Ribuan Burung Berjatuhan Akibat Cuaca Panas Ekstrem di India, Suhu Capai 46 Derajat Celcius

Seiring dengan kapal Perang Dunia II, banyak hal lain muncul ketika sistem sungai Italia mengering.

Sungai Tiber juga mengalami tingkat yang sangat rendah selama musim panas yang kering dengan sisa-sisa jembatan kuno muncul ke permukaan.

Diyakini bahwa jembatan itu sebenarnya adalah Jembatan Nero, yang berasal dari abad ke-1.

Jembatan ini rusak dan tenggelam di sungai Tiber.

3. Kota Hantu Spanyol

Desa Acerado yang terendam air di bendungan Lindoso, Spanyol.
Desa Acerado yang terendam air di bendungan Lindoso, Spanyol. (AFP/MIGUEL RIOPA)

Baca juga: Dubai Ciptakan Hujan Buatan untuk Mengatasi Cuaca Panas Ekstrem yang Mencapai 50 Derajat Celcius

Di Spanyol, sebuah desa yang pernah digenangi air untuk menampung waduk Alto Lindoso muncul kembali akibat kekeringan di musim panas yang sangat panas dan kering.

Aceredo menghilang di bawah air pada 1992 dan kini muncul kembali sekitar 30 tahun kemudian.

Waduk tersebut telah dikurangi menjadi hanya 15 persen dari kapasitasnya, sehingga struktur Desa Aceredo hampir seluruhnya terekspos.

Kondisi ini membuat banyak turis mengunjunginya.

4. Penemuan Mengerikan di Danau Mead

AREA REKREASI NASIONAL DANAU MEAD , NEVADA: Puing-puing berkarat, terletak di bagian dasar danau yang sekarang kering di Lake Mead yang dilanda kekeringan pada 10 Mei 2022 Area Rekreasi Nasional Lake Mead, Nevada. Biro Reklamasi AS melaporkan bahwa Danau Mead, reservoir buatan terbesar di Amerika Utara, telah turun menjadi sekitar 1,052 kaki di atas permukaan laut, terendah sejak diisi pada tahun 1937 setelah pembangunan Bendungan Hoover. Dua set sisa-sisa manusia telah ditemukan baru-baru ini saat danau terus surut. Tingkat udara yang menurun adalah akibat dari megakeringan yang dipicu oleh perubahan yang ditambah dengan barat permintaan udara di Amerika Serikat bagian daya.
AREA REKREASI NASIONAL DANAU MEAD , NEVADA: Puing-puing berkarat, terletak di bagian dasar danau yang sekarang kering di Lake Mead yang dilanda kekeringan pada 10 Mei 2022 Area Rekreasi Nasional Lake Mead, Nevada. Biro Reklamasi AS melaporkan bahwa Danau Mead, reservoir buatan terbesar di Amerika Utara, telah turun menjadi sekitar 1,052 kaki di atas permukaan laut, terendah sejak diisi pada tahun 1937 setelah pembangunan Bendungan Hoover. Dua set sisa-sisa manusia telah ditemukan baru-baru ini saat danau terus surut. Tingkat udara yang menurun adalah akibat dari megakeringan yang dipicu oleh perubahan yang ditambah dengan barat permintaan udara di Amerika Serikat bagian daya. (Mario Tama/Getty Images/AFP)

Waduk terbesar di Amerika, Danau Mead , juga mengalami kekeringan parah, mengungkapkan sejumlah hal mengerikan yang pernah tersembunyi di bawah permukaan air.

Waduk tersebut telah mengalami penurunan sebesar 27 persen dari kapasitasnya.

Beberapa hal yang ditemukan di Danau Mead termasuk kapal era Perang Dunia II yang tenggelam dan pesawat B-29 yang jatuh yang telah ada di sana sejak tahun 1948.

Yang paling mengerikan adalah sisa-sisa tubuh manusia, termasuk seorang pria yang ditemukan di dalam tong.

Museum setempat mengatakan dia adalah korban dari serangan massa pada 1970-an atau 80-an.

5. Sebuah Kota Kuno di Irak

Pandangan udara menunjukkan sisa-sisa desa Gary Qasruka yang terendam, yang ditinggalkan pada tahun 1985 dan sebagian muncul kembali baru-baru ini setelah penurunan besar permukaan air Bendungan Dohuk karena kekeringan, di kota Dohuk, Irak utara, di wilayah otonomi Kurdi pada 28 Agustus 2022.
Pandangan udara menunjukkan sisa-sisa desa Gary Qasruka yang terendam, yang ditinggalkan pada tahun 1985 dan sebagian muncul kembali baru-baru ini setelah penurunan besar permukaan air Bendungan Dohuk karena kekeringan, di kota Dohuk, Irak utara, di wilayah otonomi Kurdi pada 28 Agustus 2022. (Ismail ADNAN / AFP)

Waduk Mosul Irak , yang terletak di sungai Tigris, juga mengalami kekeringan serius akibat panas ekstrem.

Akibatnya sebuah reruntuhan kuno terungkap.

Reruntuhan kota kuno yang luas telah muncul kembali yang menurut para ilmuwan telah berkembang pesat di bawah Kekaisaran Mitanni dari tahun 1550 hingga 1350 SM .

Selama penggalian mereka, para arkeolog menemukan bejana keramik yang berisi lebih dari 100 tablet berhuruf paku, dan percaya bahwa kota kuno dapat membantu untuk lebih memahami jatuhnya periode Mitanni dan bangkitnya pemerintahan Asyur.

Ambar/TribunTravel

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved