Breaking News:

Tindak Tegas Polusi Suara di Canggu Bali, Sandiaga Uno Ajak Wisatawan Saling Menghargai

Menparekraf Sandiaga Uno tanggapi masalah kebisingan dan polusi suara di Canggu, Bali yang belakangan ini menjadi sorotan.

Dok. Kemenparekraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Canggu menjadi sorotan belakangan ini lantaran keluhan masyarakat setempat terkait polusi suara.

Kebisingan dari kelab malam dan bar di Canggu, membuat masyarakat setempat mulai merasa terganggu.

a
Ilustrasi beach club di Canggu, Bali yang dipenuhi wisatawan. (Flickr/ Dion Hinchcliffe)

Terlebih Canggu menjadi surga baru bagi turis asing, terutama para digital nomad.

Hal ini membuat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno harus turun tangan.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Ingin Kota Ambon Jadi Espisentum Musik Dunia

Melalui unggahan di akun Instagramnya, Sandiaga Uno menegaskan bahwa tata cara pariwisata harus menyesuaikan dengan aturan lokal yang berlaku.

Ia mengajak para wisatawan untuk menjunjung tinggi adat istiadat dan norma yang ada.

"Kita pertahankan predikat Bali sebagai destinasi paling bahagia di dunia," tulis Sandiaga Uno dalam keterangan unggahan.

Lebih lanjut, Sandiaga Uno meminta bantuan aparat setempat untuk berkolaborasi dalam menindak tegas suara-suara menggelegar yang berasal dari bar dan beach club di Canggu sampai jam 4 pagi.

"Tolong hargai dan saling menjaga harmonisasi alam, budaya, dan manusia di Bali khususnya di wilayah Canggu. Bersama-sama pulihkan ekonomi dan ciptakan lapangan kerja baru," tuturnya.

Sandiaga Uno mengaku bahwa ia mendapat keluhan dari para pemilik hotel berkaitan dengan kebisingan yang ada di wilayah Canggu sekira 1,5 tahun yang lalu.

Ia pun sudah menurunkan tim dan memang di tengah pandemi kegiatan pariwisata Canggu belum terlalu padat dan kunjungan wisatawan belum banyak sehingga tidak terlalu berdampak.

Namun kini, di mana kunjungan wisatawan sudah di atas 10 ribu per hari untuk wisatawan mancanegara, menimbulkan bukan hanya kepadatan tapi kebisingan yang luar biasa sampai jam 4 pagi.

Baca juga: Ucap Belasungkawa, Sandiaga Uno Kenang Momen Kunjungan Ratu Elizabeth II ke Indonesia pada 1974

Menindaklanjuti hal tersebut, Sandiaga Uno bekerja sama dengan aparat setempat memberikan satu pesan yang tegas dan lugas agar seluruh peraturan ditegakkan.

Pihaknya juga memastikan kearifan lokal masyarakat Bali yang adat istiadatnya sudah dikenal mengedepankan toleransi kebersamaan bisa menjadi satu pedoman yang tentunya dipatuhi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved