Breaking News:

Naik Takhta Gantikan Ratu Elizabeth II, Raja Charles III Kini Bisa Bepergian Tanpa Paspor

Pangeran Charles atau kini resmi menjadi Raja Charles III kini dapat bepergian ke luar Inggris tanpa memerlukan paspor.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
JANE BARLOW/POOL/AFP
Raja Charles III, Putri Anne, Pangeran Andrew, dan Pangeran Edward tiba untuk menghadiri Vigil di Katedral St Giles, Edinburgh, Skotlandia pada 12 September 2022, setelah kematian Ratu Elizabeth II pada 8 September 2022. Pangeran Charles atau kini resmi menjadi Raja Charles III kini dapat bepergian ke luar Inggris tanpa memerlukan paspor Inggris. 

Orang dengan paspor yang menyebutkan Yang Mulia hanya perlu mengubahnya setelah habis masa berlakunya dan akan diperbarui, biasanya 10 tahun sejak dikeluarkan.

Meskipun dengan kematian Ratu Elizabeth II, paspor akan tetap berlaku untuk perjalanan sampai tanggal masa berlaku habis.

Paspor baru kemungkinan akan mengubah kata-kata "her" menjadi "his" untuk mencerminkan Raja baru.

Ilustrasi paspor Inggris.
Ilustrasi paspor Inggris. (Flickr/Chris Fleming)

Selain paspor, perangko, koin, dan semua cara lain citra ikonik Ratu masuk ke kehidupan Inggris selama 70 tahun terakhir juga akan diperbarui.

Kendati demikian, belum ada waktu pasti untuk kapan perubahan ini akan dilakukan.

Sebelumnya, Raja Charles resmi menjadi raja Inggris mengganti Ratu Elizabeth II yang wafat pada Kamis (8/9/2022).

Raja Charles dilantik sebagai raja Inggris pada Sabtu (10/9/2022).

Istana Buckingham kemudian merilis pernyataan lengkap setelah Raja Charles naik takhta setelah 70 tahun Ratu Elizabeth II berkuasa.

Baca juga: WNI di London Kenang Kepergian Ratu Elizabeth II, Sebut Peduli Persoalan Kemanusiaan

"Kematian ibunda tercinta, Yang Mulia Ratu, adalah momen kesedihan terbesar bagi saya dan semua anggota keluarga saya.

Kami sangat berduka atas meninggalnya seorang penguasa yang disayangi dan seorang ibu yang sangat dicintai.

Saya tahu kehilangannya akan sangat dirasakan di seluruh negeri, kerajaan, dan Persemakmuran, dan oleh banyak orang di seluruh dunia.

Ratu Elizabeth II ketika menghadiri acara peresmian di Elizabeth Line, London, Inggris.
Ratu Elizabeth II ketika menghadiri acara peresmian di Elizabeth Line, London, Inggris. (Instagram/theroyalfamily)

Selama masa berkabung dan perubahan ini, saya dan keluarga saya akan dihibur dan ditopang oleh pengetahuan kami tentang rasa hormat dan kasih sayang yang mendalam di mana ratu dipegang secara luas."

Raja Charles merupakan anak pertama dari Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip.

Sebagai anak tertua, Raja Charles otomatis menjadi putra mahkota Kerajaan Inggris.

Baca juga: Jadi Tempat Pemakaman Ratu Elizabeth II, Westminster Abbey Ditutup Sementara Buat Turis

Baca juga: Ucap Belasungkawa, Sandiaga Uno Kenang Momen Kunjungan Ratu Elizabeth II ke Indonesia pada 1974

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Raja Charles, ia mengatakan bahwa kematian Ratu Elizabeth II sebagai momen kesedihan terbesar bagi dirinya dan semua anggota keluarga.

"Kami sangat berduka atas meninggalnya seorang Penguasa yang disayangi dan seorang ibu yang sangat dicintai," ujar Raja Charles.

(TribunTravel.com/SA)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved