Breaking News:

Heboh Elon Musk Dikabarkan Beli Manchester United, Begini Faktanya

Elon Musk mengatakan tidak akan membeli Manchester United meski sebelumnya mentweet bahwa dia ingin mengambil alih klub Liga Premier tersebut.

Flickr/Daniel Oberhaus
Elon Musk, CEO SpaceX and Tesla. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Elon Musk kembali menjadi sorotan setelah menuliskan cuitan di Twitter bahwa ia akan membeli Manchester United.

Kendati demikian, tak diketahui secara pasti apakah Elon Musk serius membeli Manchester United atau hanya lelucon saja.

Elon Musk, CEO SpaceX and Tesla.
Elon Musk, CEO SpaceX and Tesla. (Flickr/ Daniel Oberhaus)

Pasalnya, Elon Musk kerap kali memposting pernyataan provokatif di media sosial hanya untuk bersenang-senang.

"Juga, saya membeli Manchester United, selamat datang," tulis Elon Musk pada Selasa (16/8/2022) malam.

Baca juga: Elon Musk Bersikeras Tak Lecehkan Eks Pramugari SpaceX, Begini Pembelaannya

Melansir Japan Today, Rabu (17/8/2022), Manchester United merupakan sebuah klub Inggris yang dipimpin oleh 6 anak dari mendiang pengusaha Amerika Serikat, Malcolm Glazer.

Glazer diketahi mengambil saham pengendali di Manchester United pada tahun 2005 silam.

Saham Manchester United yang terdaftar di Bursa Efek New York turun dari tahun ke tahun.

Namun, saham berakhir datar pada Selasa, dengan kapitalisasi pasar 2,1 miliar USD.

Keluarga Glazer juga memiliki Tampa Bay Buccaneers, sebuah waralaba NFL di Florida.

Tidak ada reaksi langsung dari klub atau pemiliknya terhadap tweet yang diposting oleh Elon Musk.

Baca juga: Liburan ala Elon Musk, Jalan-jalan Santai di Italia Pakai Kaos dan Bandana Serba Hitam

2 dari 4 halaman

Tanggapan Elon Musk

Setelah cuitannya di Twitter menjadi viral, Elon Musk segera memberikan tanggapan.

Elon Musk mengatakan dia tidak akan membeli Manchester United meski sebelumnya mentweet bahwa dia ingin mengambil alih klub Liga Premier tersebut.

Ketika ditanya terkait keseriusannya, Elon Musk menjawab "Tidak, ini adalah lelucon lama di Twitter. Saya tidak membeli tim olahraga apa pun."

Penggemar Manchester United telah memprotes manajemen tim atas kinerja buruk dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, penggemar juga tak setuju dengan keterlibatan Manchester United dalam rencana untuk memulai "Liga Super" baru dari tim terkaya di Eropa.

Manchester United menyelesaikan musim lalu dengan menduduki tempat ke-6 di Liga Premier Inggris, tetapi memulai awal yang sulit tahun ini.

Setelah dua kekalahan beruntun, termasuk kekalahan memalukan 0-4 akhir pekan lalu di Brentford, Manchester United saat ini berada di dasar klasemen.

Ini merupakan pertama kalinya mereka berada di posisi terbawah dalam 30 tahun terakhir.

Lebih banyak protes terhadap kepemilikan keluarga Glazer atas klub direncanakan menjelang pertandingan Manchester United berikutnya di kandang Liverpool pada 22 Agustus 2022 mendatang.

Elon Musk, pebisnis Amerika Serikat yang merupakan pendiri SpaceX dan Tesla.
Elon Musk, pebisnis Amerika Serikat yang merupakan pendiri SpaceX dan Tesla. (Flickr/ Heisenberg Media)
3 dari 4 halaman

Elon Musk Bikin Heboh Lagi, Disebut-sebut Mau Bangun Bandara Pribadi

Elon Musk santer dikabarkan sedang merencanakan pembangunan bandara pribadi di sekitar Austin, Texas, Amerika Serikat.

Elon Musk pun sekali lagi membuat dirinya menjadi perhatian publik dengan rencana pembangunan bandara pribadi tersebut.

Alasan utama mengapa Elon Musk mengincar membangun bandara sendiri di lokasi tersebut adalah untuk memungkinkan perjalanan jet pribadi untuk dirinya sendiri dan para eksekutif perusahaannya, dilansir TribunTravel dari Simple Flying, Selasa (2/8/2022).

Memang, lapangan terbang itu akan berlokasi di posisi strategis, mengingat banyak perusahaan Elon Musk, termasuk Tesla, SpaceX, dan The Boring Company, terletak di sekitar area yang disebut-sebut bakal jadi bandara baru.

Baca juga: Elon Musk Ngaku Ingin Beli Coca-cola dan McDonalds, Cuitannya jadi Trending Topik

Pastinya, Elon Musk dan perusahaannya memang sudah memiliki lahan yang luas di negara bagian terbesar kedua di Amerika Serikat itu.

Sehingga untuk kebutuhan lahan luas untuk membangun sebuah bandara tak menjadi masalah besar bagi Elon Musk.

Area terluas yang dimiliki oleh Elon Musk adalah di kawasan Texas tengah, di sepanjang tepian Sungai Colorado.

Khususnya, area yang potensial bagi Elon Musk adalah Giga Texas di tenggara Travis County, dengan kawasan seluas 2.500 hektar (10 km persegi).

Pada Desember 2021, Elon Musk memindahkan kantor Tesla dari Silicon Valley, California ke daerah Texas ini.

4 dari 4 halaman

Selain itu, kantor pusat The Boring Company juga dipindahkan ke Texas, tiga mil jauhnya dari Bandara Eksekutif Austin, yang melayani penerbangan umum sebagai alternatif dari Bandara Internasional Austin-Bergstrom.

Elon Musk, pendiri Tesla dan Space X yang saat ini menjadi orang terkaya di dunia.
Elon Musk, pendiri Tesla dan Space X yang saat ini menjadi orang terkaya di dunia. (Flickr/ Steve Jurvetson)

Baca juga: Elon Musk Ingin Ubah Kantor Pusat Twitter Jadi Rumah Tunawisma

Walaupun belum ada informasi soal waktu pasti mengenai dimulainya konstruksi bandara baru ini, membangunnya adalah langkah yang tidak mudah.

Elon Musk harus mengajukan permohonan izin dan menunggu untuk menerima persetujuan dari Administrasi Penerbangan Federal (FAA).

Elon Musk juga harus mengkonfirmasi bahwa rencana pembangunan bandara sejalan dengan standar lingkungan yang ditetapkan oleh FAA.

Untuk saat ini, belum ada informasi pasti tentang lokasi tepatnya dan spesifikasi calon bandara pribadi Elon Musk.

Namun, dapat diasumsikan bahwa bandara tersebut akan memiliki karakteristik yang mirip dengan Bandara Eksekutif Austin.

Bandara Eksekutif Austin memiliki landasan pacu sepanjang 6.025 kaki (1,8 km) dan mencakup area hanggar seluas 130.000 kaki persegi (12.077 meter persegi).

Elon Musk sudah secara rutin terbang ke Bandara Eksekutif Austin yang dekat dengan kantor perusahaannya dengan jet pribadi Gulfstream G650ER buatan 2015.

Namun, Elon Musk dilaporkan telah merencanakan peningkatan jet pribadi ke G700, yang harga dasarnya rata-rata 78 juta dolar AS dan akan dikirim awal 2023.

Elon Musk memilih jet pribadi ini karena fasilitas kabin paling luas dibanding yang lainnya, dengan 19 kursi dan dua kamar mandi.

Nah, jet pribadi itu memiliki jangkauan penerbangan 13.890 km, cukup untuk terbang tanpa henti dari Austin di Amerika Serikat ke Hong Kong misalnya.

Baca juga: Elon Musk Liburan Naik Kapal Pesiar Mewah, Datangi Tempat Suci & Bersejarah di Yunani

(TribunTravel.com/mym)

Baca selengkapnya soal artikel Elon Musk di sini.

Selanjutnya
Sumber: Tribun Travel
Tags:
Elon MuskManchester UnitedTwitter Simon Hooper Rafael Struick Childfree Mastodon Old Trafford
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved