Breaking News:

Tarif Airport Tax Naik, Harga Tiket Pesawat Bakal Semakin Mahal

Setelah kenaikan harga tiket pesawat akibat lonjakan harga avtur, kini calon penumpang dibebani kenaikan tarif airport tax.

Avel Chuklanov /Unsplash
Ilustrasi pesawat lepas landas. Bagi mereka yang ingin naik pesawat, kapal atau kereta api tapi belum vaksin booster, ada aturan baru yang harus mereka tahu. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kenaikan harga bahan bakar mempengaruhi berbagai sektor, termasuk transportasi udara.

Harga tiket pesawat pun semakin mahal karena lonjakan harga avtur yang sudah lebih dari 100 persen dibanding harga di awal tahun ini.

Ditambah lagi adanya kenaikan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau airport tax.

Ketua Asosiasi Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI), Alvin Lie mengungkapkan, beban konsumen transportasi udara kembali diperberat dengan kenaikan PJP2U ataU passenger service charge atau yang lebih dikenal sebagai airport tax.

Kenaikannya pun dinilai cukup signifikan.

Baca juga: Sempat Diusir, Burung Pipit Ditemukan Sembunyi di Kokpit Pesawat pada Ketinggian 37.000 Kaki

“Sangat disesalkan para operator bandara tidak mengumumkan secara transparan kenaikan ini (airport tax-Red), sehingga terkesan yang naik adalah harga tiket pesawat,” kata Alvin kepada Kontan, Senin (18/7).

Alvin menuturkan, saat ini para pelaku maskapai penerbangan masih belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi covid-19.

Adanya kenaikan harga tiket pesawat diragukan apakah dapat menjadi solusi permasalahan.

“Karena daya beli konsumen penerbangan ini apakah sudah sedemikian kuat? Jangan-jangan sudah dinaikkan harga tiket tapi pembelinya tidak ada. Sementara maskapai penerbangan ini belum pulih dan baru mulai bangkit,” ucapnya.

Ilustrasi pesan tiket pesawat murah ke Singapura PP.
Ilustrasi pesan tiket pesawat murah ke Singapura PP. (rawpixel.com via pexel.com)

Baca juga: Mengapa Penumpang Diminta Aktifkan Mode Pesawat, Padahal Ada Fasilitas Wifi di Kabin?

Alvin menyebut, tarif airport tax di Bandara Pattimura Ambon dan Bandara El Tari Kupang sudah naik dalam kisaran 40 persen dan 75 persen menjadi Rp 70 ribu.

Di mana kenaikan tarif dilakukan sejak 24 Juni 2022.

Sementara itu, terdapat beberapa bandara yang mengalami penaikan tarif airport tax per 16 Juli 2022, seperti Bandara Juanda Surabaya, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Tarif airport tax di Bandara Soekarno-Hatta Terminal 2 dan 3 untuk rute domestik naik masing-masing 41 persen dan 30 persen menjadi Rp 119.880 dan Rp 168.720. Kenaikan itu akan mulai efektif mulai 1 Agustus 2022.

“Kami berharap Menteri Perhubungan menunda pemberlakuan kenaikan PJP2U, dan mewajibkan pengelola bandara untuk mengumumkan kenaikan tarif PJP2U minimal 1 bulan sebelum kenaikan diberlakukan,” tandas Alvin.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved