Breaking News:

Spot Liburan Populer di Italia Larang Wisatawan Pakai Bikini, Melanggar Denda Rp 7,5 Juta

Destinasi populer di Italia, Sorrento, melarang turis menggunakan bikini di tempat umum lantaran membuat penduduk setempat merasa tidak nyaman.

Flickr/ Ross Elliott
Kota Sorrento di Italia larang penggunaan bikini di tempat umum seperti toko dan restoran lantaran membuat penduduk setempat merasa tidak nyaman. 

Sekelompok restoran di resor telah bersatu untuk memberlakukan aturan berpakaian baru yang harus diikuti oleh semua wisatawan atau mereka akan ditolak aksesnya.

Pakaian yang dilarang termasuk tank top tanpa tali, celana renang, pakaian renang, aksesori yang dibeli dari pedagang kaki lima seperti rantai emas atau topi glow in the dark, dan kaos sepak bola.

Larangan tersebut berlaku untuk 11 restoran, semuanya terkait dengan merek Palma Beach.

Kota Sorrento di Italia baru-baru ini menerapkan aturan tentang larangan memakai baju renang bagi wisatawan.
Kota Sorrento di Italia baru-baru ini menerapkan aturan tentang larangan memakai baju renang bagi wisatawan. (Flickr/Surreal Name Given)

Italia Baru Saja Mencabut Seluruh Aturan Perjalanan Terkait Covid-19

Italia telah mencabut semua persyaratan terkait Covid-19 pada pekan ini.

Kebijakan terbaru itu memungkinkan para pelancong untuk mengunjungi Italia tanpa harus memenuhi persyaratan Covid-19 yang sebelumnya berlaku.

Menurut Badan Pariwisata Nasional Italia, pelancong tak perlu lagi menunjukkan bukti vaksinasi, hasil tes negatif maupun bukti pemulihan.

Aturan baru, yang mulai berlaku mulai 1 Juni 2022, menempatkan Italia sejalan dengan negara-negara Eropa lainnya yang telah mencabut aturan perjalanan era pandemi.

Baca juga: Liburan ala Elon Musk, Jalan-jalan Santai di Italia Pakai Kaos dan Bandana Serba Hitam

Seperti halnya Inggris, Swedia, Islandia, Irlandia, dan Kroasia.

“Mulai 1 Juni 2022, Green Pass atau sertifikat yang setara tidak diperlukan lagi untuk masuk ke Italia,” tulis Kementerian Luar Negeri seperti dilansir dari laman Travel + Leisure.

"Semua pembatasan masuk terkait Covid-19 telah dicabut," jelasnya.

Sebelumnya, para pelancong diminta untuk menunjukkan bahwa mereka telah divaksinasi penuh atau menerima booster dalam waktu 9 bulan sejak tanggal kedatangan mereka.

Pelancong juga harus membuktikan telah pulih dari Covid-19 dalam waktu 6 bulan, atau membawa bukti tes Covid-19 negatif untuk memasuki negara tersebut.

Spanish Steps, monumen populer di Roma, Italia.
Spanish Steps, monumen populer di Roma, Italia. (Flickr/ Sean MacEntee)

Baca juga: Italia Segera Luncurkan Visa untuk Pelaku Digital Nomad, Wisatwan Kini Bisa Bekerja Jarak Jauh

Keputusan untuk menghapuskan aturan perjalanan datang sebulan setelah Italia berhenti mewajibkan warganya menunjukkan bukti vaksinasi saat mengunjungi tempat-tempat seperti restoran, bar dan museum.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved