Breaking News:

Lebaran 2022

Warna-warni Balon Udara Tambat di Pekalongan, Tradisi Syawalan yang Meriah

Setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, akhirnya tradisi balon udara di Kota Pekalongan kembali digelar, Minggu (8/5/2022).

TribunTravel/ Septi Nandiastuti
Balon udara Kota Pekalongan, Minggu (8/5/2022) 

TRIBUNTRAVEL.COM - Setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, akhirnya tradisi balon udara di Kota Pekalongan kembali digelar, Minggu (8/5/2022).

Bertajuk 'Ballon Atraction Pekalongan 2022' gelaran ini diselengarakan oleh Airnav dan Komunitas Sedulur Balon Pekalongan yang bertempat di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh 32 komunitas balon di Kota Pekalongan yang nantinya akan menampilkan balon udara karya para peserta dengan cara ditambatkan.

Sebelum pembuatan balon udara, setiap kelompok akan mendapatkan subsidi Rp 150.000.

Baca juga: Festival Kuliner Hadir di The Park Mal Solo saat Libur Lebaran, 80 Tenant Tawarkan Menu Unik

Balon udara Kota Pekalongan, Minggu (8/5/2022)
Balon udara Kota Pekalongan, Minggu (8/5/2022) (TribunTravel/ Septi Nandiastuti)

Selain itu, untuk persyaratan warna balon udara yang ditambatkan memakai warna yang mencolok.

Ukuran balon udara memiliki batasan garis tengah maksimum 4 meter dan tinggi maksimum 7 meter pada saat terisi penuh udara (inflated).

Ketentuan lainnya, ketinggian paling tinggi 150 meter dari permukaan tanah.

Dari pantauan TribunTravel, Minggu (8/5/2022) antusias masyarakat yang hadir memadati lapangan Mataram untuk menyaksikan tradisi balon udara ini sangat tinggi.

Ada yang berswafoto dengan latar belakang balon udara hingga duduk-duduk santai sembari menyaksikan balon udara.

Baca juga: Ancol Buka saat Libur Lebaran, Dimeriahkan Festival Raya Gembira 2022

Mengenal Tradisi Syawalan di Pekalongan, Ada Lupis Raksasa hingga Balon Udara

Syawalan menjadi tradisi masyarakat Pekalongan, khususnya masyarakat di Daerah Krapyak di bagian utara Kota Pekalongan.

Tradisi syawalan biasanya dilaksanakan pada setiap hari ketujuh (8 Syawal) sesudah Hari Raya Idul Fitri.

Dalam pelaksanaan tradisi ini adalah dibuatnya Lupis Raksasa yang ukurannya mencapai tinggi 2 meter diameter 1,5 meter dan beratnya bisa mencapai 1.000 Kg lebih atau 1 kuintal.

Setelah acara do’a bersama, Lupis Raksasa kemudian dipotong oleh Walikota Pekalongan dan dibagi-bagikan kepada para pengunjung.

Balon udara hiasai Kota Pekalongan, Minggu (8/5/2022)
Balon udara hiasai Kota Pekalongan, Minggu (8/5/2022) (TribunTravel/ Septi Nandiastuti)

Para pengunjung biasanya berebut untuk mendapatkan Lupis tersebut yang maksudnya untuk mendapat berkah.

Pembuatan Lupis dimaksudkan untuk mempererat tali silahturahmi antar masyarakat Krapyak dan dengan masyarakat daerah sekitarnya, hal ini diidentikkan dengan sifat Lupis yang lengket.

Selain Lupis raksasa, hari ini langit Pekalongan akan di penuhi balon-balon udara berukuran besar, warna warni, bermacam desain, semarak karena beberapa balon juga disertai petasan, meriah, begitulah Pekalongan dengan segala budaya dan kearifan lokalnya.

Baca juga: Jadwal Lengkap Festival Big Bang Jakarta 2022, Tulus hingga Pamungkas Bakal Tampil

Baca juga: Gelaran Solo Menari 2022 Meriahkan Momen Libur Lebaran di Surakarta

(TribunTravel.com/ Septi)

Baca selengkapnya terkait artikel Tradisi Syawalan bisa klik di sini

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved