Breaking News:

DJ Asal Korsel Mengaku Dipermalukan di Pesawat Gara-gara Pakai Celana yang Dianggap Tak Pantas

Seorang DJ yang populer di Korea Selatan mengklaim bahwa dia dikeluarkan dari penerbangan American Airlines.

Unsplash/Mohammad Arrahmanur
Ilustrasi penumpang di kabin pesawat 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang DJ yang populer di Korea Selatan mengklaim bahwa dia dikeluarkan dari penerbangan American Airlines.

Tak hanya itu, dia juga mengaku dipermalukan karena disuruh untuk melepas celana olahraganya di depan umum karena dianggap "tidak pantas" dan "menyinggung".

DJ Soda, yang memiliki nama asli Hwang So-hee, memposting di Instagram dan Twitter untuk merinci bagaimana dia "dilecehkan dan dipermalukan" pada hari Senin setelah menaiki penerbangan American Airlines dari New York ke Los Angeles.

"Saya dipaksa keluar dari pesawat dan dilecehkan untuk melepas celana saya di depan awak pesawat di pintu gerbang," tulis pria berusia 36 tahun itu.

Baca juga: Pasangan Kekasih Menikah di Pesawat, Awak Kabin & Penumpang Jadi Saksinya

DJ Soda mengatakan dia dikeluarkan dari penerbangan karena celana olahraganya ditemukan
DJ Soda mengatakan dia dikeluarkan dari penerbangan karena celana olahraganya ditemukan "tidak pantas" dan "menyinggung". (Instagram/deejaysoda)

Baca juga: Tiket Pesawat Murah untuk Libur Lebaran 2022, Terbang Langsung ke Jogja Mulai Rp 620 Ribuan

Hwang menambahkan bahwa dia "tidak pernah memiliki masalah" mengenakan celana dalam tur musiknya di Amerika Utara saat ini.

Dilansir dari insider, selama insiden tersebut, Hwang telah mengenakan celana olahraga hitam dengan tulisan "FUCK," "FUCK YOU," dan "FUCKIN," tercetak di mana-mana, yang katanya disponsori oleh merek pakaian Ripndip .

"Mereka tidak mempermasalahkan saya memakainya saat check-in maupun saat saya duduk di kursi saya," lanjut influencer yang memiliki 4,3 juta pengikut di Instagram dan 126.000 pengikut di Twitter.

Hwang mengatakan masalahnya baru dimulai setelah dia naik ke pesawat.

"Seorang staf tiba-tiba mendekati saya untuk mengemasi barang-barang saya dan meninggalkan pesawat tanpa penjelasan apa pun.

Ketika saya dikawal turun dari pesawat, mereka mengklaim bahwa celana olahraga saya 'tidak pantas' dan 'menyerang', memberi tahu saya bahwa saya perlu mengambil penerbangan berikutnya," katanya.

Namun, Hwang "memohon untuk tetap tinggal" dalam penerbangan karena dia harus tiba di Los Angeles tepat waktu untuk pertemuan penting.

"Saya bahkan menawarkan untuk berganti pakaian, tetapi permintaan itu ditolak," katanya, seraya menambahkan bahwa "apa yang terjadi selanjutnya sangat mengerikan."

"Saya akhirnya melepas celana saya di depan seluruh kru dan berdiri setengah telanjang sementara mereka masih menolak untuk menaiki saya dalam penerbangan. Mereka bahkan dengan sinis berkomentar bahwa saya bisa melepas celana saya lebih awal," tulis Hwang.

"Ketika mereka akhirnya mengizinkan saya masuk, saya memasukkan celana saya ke dalam dan akhirnya duduk setelah satu jam penundaan yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang lain. Saya merasa malu dan gemetar ketakutan selama enam jam berikutnya dalam penerbangan saya kembali. ke LA."

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved