Breaking News:

Ban yang Pernah Melingkar di Leher Buaya Selama 6 Tahun Akan Dimuseumkan

Setelah terjebak bersama dengan ban selama 6 tahun, buaya akhirnya berhasil diselamatkan.

MUHAMMAD RIFKI / AFP
Warga membebaskan buaya dari ban yang tersangkut di lehernya, sebelum dilepaskan ke sungai di Palu, Sulawesi Tengah pada 7 Februari 2022. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kamu pasti tidak asing dengan buaya berleher ban.

Ban melilit leher buaya sejak 2016 lalu.

Setelah terjebak bersama dengan ban selama 6 tahun, buaya akhirnya berhasil diselamatkan.

Untuk mengingat peristiwa tersebut, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid akan memuseumkan ban milik Tili yang berhasil dilepasnya dari leher buaya.

Baca juga: Viral Video Bocah Diterkam Buaya saat Liburan di Pantai, Tangan Kanan Korban Terluka

Warga membebaskan buaya dari ban yang tersangkut di lehernya, sebelum dilepaskan ke sungai di Palu, Sulawesi Tengah pada 7 Februari 2022.
Warga membebaskan buaya dari ban yang tersangkut di lehernya, sebelum dilepaskan ke sungai di Palu, Sulawesi Tengah pada 7 Februari 2022. (MUHAMMAD RIFKI / AFP)

Baca juga: Buaya Raksasa Muncul di Sungai Konaweha Sulawesi Tenggara, Sempat Memangsa Seorang Remaja

Itu diungkapkannya setelah sesi makan siang bersama Tili di ruang kerjanya Jl Balai Kota Palu, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (10/2/2022) siang.

"Dan Insya Allah ban ini akan dimuseumkan," ungkap Hadianto Rasyid.

Ban itu akan dimasukkan kedalam kotak kaca.

Untuk selanjutnya akan dipajang di Palu Plaza.

Selain ban, rencananya Hadianto Rasyid juga akan membuat patung buaya.

Baca juga: Sosok Pria Asal Sragen Penakluk Buaya Berkalung Ban, Dipuji Lebih Hebat dari Panji Sang Petualang

"Kita akan buat nanti ketika selesai pembangunan revitalisasi Palu Plaza. Nanti kita juga akan buatkan di sana patung buaya berkalung ban, dan ban ini akan dipajang disana," beber Hadianto Rasyid.

Dapat julukan baru

Tili (kanan) seorang penangkap buaya berkalung ban di Kota Palu, Sulteng, memelihara burung di rumahnya.
Tili (kanan) seorang penangkap buaya berkalung ban di Kota Palu, Sulteng, memelihara burung di rumahnya. (TRIBUNPALU.COM/SUTA)

Baca juga: Viral Penemuan Buaya 4,7 Meter di Danau Labuan Cermin, Lokasi Wisata Ditutup Sementara

Pria asal Sragen, Tili (35) mendapatkan undangan makan siang bersama Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.

Makan siang itu berlangsung di ruang kerja Hadianto Rasyid Jl Balai Kota Palu, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (10/2/2022) siang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved