Breaking News:

Misteri Segitiga Bermuda Danau Ontario, Tuan Rumah Bagi Ratusan Bangkai Kapal dan Kecelakaan Pesawat

Beragam kisah misteri muncul di Danau Ontario ini, selama berabad-abad menjadi tuan rumah bagi bangkai kapal, kecelakaan pesawat dan penampakan aneh.

Flickr/ Roderick Eime
Ilustrasi bangkai kapal karam di Danau Ontario. 

Secara total, delapan pria dan wanita menghilang hari itu dan tubuh mereka tidak pernah ditemukan, seolah-olah mereka telah jatuh melalui celah di danau.

Pusaran Marysburgh

Nasib tragis kru Bavaria adalah salah satu dari lusinan kisah misterius dari pantai timur Danau Ontario yang didokumentasikan dalam buku tahun 1980 karya Hugh F. Cochrane, Gateway to Oblivion .

"Penduduk setempat mengetahui cerita aneh yang keluar dari daerah ini," kata pendongeng dan penulis berbasis Picton Janet Kellough.

Tapi Cochrane yang datang dengan nama Pusaran Marysburgh.

Vortex umumnya diperkirakan meliputi bagian timur Danau Ontario, dibatasi oleh Prince Edward County di barat, Kingston di timur, dan Oswego, NY di selatan.

Wilayah misterius itu termasuk dan mendapatkan namanya dari bagian selatan Prince Edward County yang secara historis dikenal sebagai Kotapraja Marysburgh.

"Nama itu memiliki kehidupannya sendiri," kata Kellough.

"Itu menjadi kode untuk apa pun yang tidak berjalan dengan benar dalam hidup Anda. Seperti: 'Saya terlambat bekerja, maaf, saya tersesat di Vortex.' Atau, 'Saya mengirimkan cek kepada Anda. Aku tidak tahu apa yang terjadi. Itu pasti dicuri oleh Vortex.'" sambungnya.

Kellough, generasi ketujuh Pangeran Edward County asli telah menjadi semacam penulis sejarah tidak resmi dari legenda tersebut.

"Saya tidak akan menyebut diri saya seorang ahli, tetapi setiap kali ada orang yang ingin berbicara tentang Pusaran Marysburgh, mereka akhirnya datang kepada saya," katanya.

Kellough mengaku sudah lama tidak membicarakan Vortex.

Ketertarikan pada cerita tersebut telah berkurang dalam beberapa tahun terakhir, karena daerah tersebut semakin didominasi oleh industri pariwisata yang tampaknya sebagian besar tidak tertarik pada sejarah lokal.

"Saya telah menghabiskan seluruh hidup saya mengumpulkan sejarah dan cerita rakyat dan cerita legenda tempat ini. Dan sekarang saya tahu mengapa saya melakukannya. Karena jika seseorang tidak melakukannya, mereka akan menghilang," lanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved