Breaking News:

Aturan Terbaru Durasi Karantina Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Aturan terbaru durasi karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri yang hendak kembali ke Tanah Air.

AFP/PHILL MAGAKOE
Pelancong mengantre di konter check-in di Bandara Internasional Tambo di Johannesburg, Afrika Selatan pada 27 November 2021, setelah beberapa negara melarang penerbangan dari Afrika Selatan menyusul ditemukannya varian baru Covid-19 Omicron. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Aturan terbaru durasi karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri yang hendak kembali ke Tanah Air.

Seluruh pelaku perjalanan luar negeri yang masuk ke Indonesia wajib menjalani karantina 7x24 jam.

Aturan ini diberlakukan setelah dihapusnya larangan masuk ke Indonesia bagi WNA dari 14 negara dengan kasus Omicron.

Kebijakan baru tentang masa karantina itu tertuang dalam SK KaSatgas Nomor 3 Tahun 2022 tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina dan Kewajiban RTPCR Bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Luar Negeri.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, kebijakan itu didukung dengan temuan ilmiah di berbagai negara dinantaranya studi oleh Brandal dkk (2021), bahwa median dari masa inkubasi kasus varian Omicron ialah 3 hari setelah pertama kali terpapar.

Sementara laporan awal hasil investigasi epidemilogi varian Omicron di Jepang tahun 2022, juga menyatakan bahwa jumlah virus pada penderita akan mencapai titik tertinggi pada hari ke-3 sampai ke-6 setelah timbul gejala.

“Prinsip karantina ini adalah masa mendeteksi adanya gejala, karena ada waktu sejak seseorang tertular hingga menunjukkan gejala. Dengan demikian lolosnya orang terinfeksi ke masyarakat dapat dihindari,” kata Wiku dalam keterangannya, Jumat (14/1/2022).

Ia menegaskan berdasarkan beberapa hasil studi terkini, varian Omicron memiliki rata-rata kemunculan gejala yang lebih dini.

Sehingga karantina tujuh hari dinilai sudah cukup efektif mendeteksi kasus positif.

“Apalagi upaya deteksi berlapis dengan entry dan exit test serta monitoring ketat distribusi varian Omicron, dengan SGTF dan WGS sejalan rekomendasi strategi multi-layered WHO terkait perjalanan internasional," imbuhnya.

Baca juga: Taman Impian Jaya Ancol Gelar Layanan Vaksin Covid-19 untuk Pelajar, Cek Syarat dan Ketentuannya

Baca juga: Link Pesan Tiket Taman Margasatwa Ragunan Beserta Tata Cara Booking Online

Baca juga: Garuda Indonesia 2 Kali Seminggu Layani Penerbangan Umrah, Jadwalnya Sabtu & Rabu

Baca juga: Nonton MotoGP Mandalika 2022 Mulai Rp 1,4 Jutaan Saja, Cek Paket Menariknya

Sumber; Tribunnews.com 

Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved