Breaking News:

Uniknya Bus-Train di Jepang, Kendaraan Mode Ganda Pertama di Dunia

Kendaraan seperti mini-bus ini sekilas tidak menarik perhatian siapa pun yang melihatnya. Namun, fungsinya sungguh mengesankan.

Asa Coast Railway via Odditycentral
Asa Coast Railway, kendaraan dual-mode di Jepang yang bisa menjadi bus dan kereta api 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jepang baru-baru ini meluncurkan Dual-Mode Vehicle (DMV) pertama di dunia, kendaraan yang bisa berjalan di jalan raya seperti bus, dan di atas rel seperti kereta api.

Bus-kereta hibrida yang unik itu diresmikan bulan lalu, di kota Kaiyo, Prefektur Tokushima, Jepang.

Kendaraan seperti mini-bus ini sekilas penampilannya biasa saja, tidak menarik perhatian siapa pun yang melihatnya.

Namun, fungsinya sungguh mengesankan dalam hal kepraktisan.

DMV ini bisa berjalan dengan ban karet normal di jalan raya, tetapi ketika perlu beralih ke mode kereta, sepasang roda logam akan dikeluarkan dari perut kendaraan.

Sementara ban depan terangkat dari lintasan dan roda belakang tetap di bawah untuk mendorong kendaraan.

Peralihan dari moda jalan raya menjadi kereta api hanya membutuhkan waktu sekitar 15 detik.

Bus-Train, Kendaraan Mode Ganda Pertama di Dunia
Bus-Train, Kendaraan Mode Ganda Pertama di Dunia (Facebook)

Dikutip TribunTravel dari laman Odditycentral, Minggu (9/1/2022), Shigeki Miura, CEO Asa Coast Railway, mengatakan "DMV ini dapat menjangkau penduduk setempat sebagai bus dan membawa mereka ke jalur kereta api juga."

"Terutama di daerah pedesaan dengan populasi warga lansia, kami berharap kendaraan ini menjadi bentuk transportasi umum yang bisa membantu warga.".

Pihak berwenang di Tokushima berharap kendaraan ini tidak hanya akan membantu kehidupan penduduk setempat, tetapi juga menarik wisatawan yang penasaran untuk melihat kendaraan dual-mode secara langsung.

Kendaraan mode ganda ini hadir dalam berbagai warna, bertenaga diesel, dapat mengangkut hingga 21 penumpang dan melaju dengan kecepatan 60 km/jam (37mph) dalam mode kereta api, dan 100 km/jam ( 60mph) sebagai bus.

Shigeki Miura yakin kendaraan unik itu dapat membantu kota-kota kecil seperti Kaiyo dengan populasi lanjut usia tinggi.

Armada kendaraan dual-mode yang unik ini diharapkan juga segera mencakup bagian dari pantai pulau Shikoku, menghubungkan beberapa kota dan menawarkan pemandangan tepi laut yang menakjubkan bagi penumpang. (TribunTravel.com/tyas)

Baca juga: Khawatir Lonjakan Kasus Omicron, Royal Caribbean Cruises Hentikan Operasi Pelayaran

Baca juga: Pilihan Hotel Murah di Bandung, Staycation Akhir Pekan Barsama Keluarga Mulai Rp 100 Ribuan

Baca juga: Harga Tiket Masuk 6 Curug di Bogor, Tempat Terbaik untuk Bersantai dan Menenangkan Diri

Baca juga: Jejak Kaki Dinosaurus Berusia 200 Juta Tahun Ditemukan di Pantai Wales

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved