Breaking News:

Ingin Bepergian ke Meksiko Selama Pandemi Covid-19? Ini Syarat, Aturan dan Kondisi Terbarunya

Berikut TribunTravel merangkum dari cnn, syarat, aturan dan kondisi terkini Meksiko.

Bhargava Marripati /Unsplash
Mexico City di Meksiko 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ingin liburan akhir tahun ke Meksiko?

Meksiko menjadi satu negara yang cukup longgar bagi wisatawan asing yang berkunjung ke sana.

Tes PCR dan karantina tidak wajib bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Meksiko.

Pelancong yang berkunjung ke Meksiko cukup mengisi kuesioner kesehatan.

Bendera Meksiko
Bendera Meksiko (Alexander Schimmeck /Unsplash)

Meski cukup longgar, ada baiknya tetap melakukan tes Covid-19 dan vaksin untuk mencegah penularan.

Berikut TribunTravel merangkum dari cnn, syarat, aturan dan kondisi terkini Meksiko.

Daya Tarik Meksiko

Chichén Itzá, Mérida, Meksiko
Chichén Itzá, Mérida, Meksiko (Marv Watson /Unsplash)

Meksiko terkenal dengan kuliner khasnya yang lezat.

Sebut saja tacos, nachos, enchilada, churros, tamales, burritos, fajita dan masih banyak lagi.

Selain kulinernya yang menggoda lidah, Meksiko juga populer dengan peninggalan sejarahnya yang mendunia.

Ada Monte Alban, Chichen Itza, Centro Historico de Morelia, hingga Historic Center of Santiago de Queretaro.

Negara yang Boleh Masuk Meksiko

Guanajuato, Meksiko
Guanajuato, Meksiko (Dennis Schrader /Unsplash)

Meksiko memiliki beberapa pembatasan paling longgar di dunia dengan siapa pun diizinkan melakukan perjalanan melalui udara untuk bisnis atau liburan.

Syarat Masuk Meksiko

Pelancong yang ingin masuk ke harus melengkapi formulir pernyataan kesehatan dan memindai kode QR yang dihasilkannya pada saat kedatangan.

Tidak perlu mengikuti tes sebelum keberangkatan atau melakukan segala bentuk karantina.

Mereka yang memiliki gejala harus menghubungi organisasi kesehatan Sanidad Internasional.

Situasi Covid-19 di Meksiko

Mexico City di Meksiko
Mexico City di Meksiko (Bhargava Marripati /Unsplash)

Meksiko memiliki sekira 3,85 juta kasus Covid-19 dan hampir 292.000 kematian pada 19 November (meskipun beberapa percaya jumlah sebenarnya lebih tinggi).

Presiden Andrés Manuel López Obrador mendapat kecaman karena mengambil pendekatan laissez-faire terhadap virus tersebut.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved