Breaking News:

Filipina Siap Menyambut Kembali Turis Asing dari Negara Zona Hijau, Termasuk Indonesia

Filipina dikabarkan akan segera menyambut kembali kedatangan turis asing. Rencana ini disampaikan pemerintah pada Jumat (19 November 2021).

Flickr/ Jose Nicdao
Ilustrasi - kawasan pesisir laut di Filipina. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kasus Covid-19 yang berangsur menurun membuat sejumlah negara melonggarkan aturan dan menerima kembali kunjungan wisatawan asing.

Demikian pula Filipina, negara yang terkenal dengan wisata pantai dan pulau-pulau eksotisnya.

Filipina dikabarkan akan segera menyambut kembali kedatangan turis asing.

Rencana ini disampaikan pemerintah pada Jumat (19 November 2021).

Setelah 20 bulan menutup perbatasannya untuk menekan penularan virus corona, Filipina kini telah membuka kembali wilayah perbatasan dan menyambut kedatangan wisatawan mancanegara.

Negara kepulauan yang terkenal dengan pantai dan tempat menyelamnya ini mengalami penurunan jumlah pengunjung internasional yang sangat drastis akibat pembatasan perjalanan domestik sejak awal pandemi.

Dikutip TribunTravel dari laman channelnewsasia, gugus tugas COVID-19 pemerintah Filipina telah menyetujui permintaan departemen pariwisata untuk mengizinkan masuknya pelancong yang divaksinasi dari negara-negara dengan tingkat infeksi rendah.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata Filipina, Berna Puyat.

Boracay, Filipina.
Boracay, Filipina. (Dok. DOT Philippines)

Puyat juga mengatakan, perbatasan akan segera dibuka kembali, namun belum ada tanggal pasti.

"Mengizinkan wisatawan dari negara atau wilayah zona hijau yang mayoritas penduduknya divaksinasi dan dengan tingkat infeksi rendah, akan sangat membantu upaya pemulihan pariwisata dan ekonomi kami," kata Puyat.

Lebih dari 40 negara saat ini diklasifikasikan dalam zona hijau atau berisiko rendah dan dibebaskan dari persyaratan karantina.

Negara-negara tersebut termasuk China, Indonesia, dan Zimbabwe.

Pariwisata adalah pendorong utama ekonomi negara Asia Tenggara yang menyumbang hampir 13 persen dari produk domestik bruto pada tahun 2019 sekitar 8 juta pengunjung.

Namun, jumlah itu merosot menjadi 5,4 persen tahun lalu karena kedatangan turis anjlok 82 persen menjadi 1,48 juta.

Pemerintah telah melonggarkan pembatasan dalam beberapa pekan terakhir karena tingkat infeksi harian berada di level terendah sejak awal tahun dan tingkat vaksinasi nasional meningkat.

Sekitar sepertiga dari 110 juta penduduk Filipina juga telah divaksinasi lengkap.

Filipina telah mencatat lebih dari 2,8 juta infeksi sejak awal pandemi, termasuk sekitar 45.000 kematian. (TribunTravel.com/tyas)

Baca juga: 6 Tempat Wisata di Lombok untuk Liburan Natal 2021, Ada Pantai Senggigi yang Jadi Favorit Wisatawan

Baca juga: 44 Negara Masuk Daftar Hijau Filipina, Termasuk Wisatawan Indonesia Bisa Liburan Tanpa Karantina

Baca juga: Filipina Cabut Larangan Perjalanan dari 10 Negara, Termasuk Indonesia

Baca juga: 7 Kuliner Ekstrem di Filipina, Balut Terbuat dari Embrio Bebek

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved