Breaking News:

Penumpang Wanita Dihukum 20 Tahun Penjara Setelah Lakukan Kekerasan pada Pramugari

Seorang penumpang wanita dihukum 20 tahun penjara akibat menyerang pramugari sampai luka-luka.

Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Nurul Intaniar
Flickr/LASZLO ILYES
Ilustrasi pramugari 

TRIBUNTRAVEL.COM - Masih ada saja insiden kurang menyenangkan yang terjadi dalam penerbangan.

Misalnya adanya pertengkaran antara penumpang dengan awak kabin.

Seperti kejadian belum lama ini, pihak berwenang Amerika Serikat membawa seorang penumpang wanita ke pengadilan dengan tuduhan menyerang pramugari dan mengganggu penerbangan United Airlines.

Atas insiden tersebut mengakibatkan hukuman penjara 20 tahun.

Terdakwa, Debby Dutton dari Cypress, Texas berada di pengadilan di Houston minggu lalu, menghadapi dakwaan dari pengadilan federal San Francisco dan Jaksa Distrik California Utara.

Diwartakan dalam nzherald.co.nz, Sabtu (20/11/2021) Dutton (50) bepergian dengan suaminya dari Alaska menuju San Francisco pada Juni.

Baca juga: Pramugari Ungkap 7 Mitos Teraneh dalam Penerbangan, Termasuk Menari di Kabin

Ilustrasi maskapai United Airlines
Ilustrasi maskapai United Airlines (Flickr/ byeangel)

Setengah jam sebelum mendarat di Bandara Internasional San Francisco, seorang pramugari sedang melakukan sweeping pesawat untuk mengambil sampah penumpang ketika penggugat mencatat ada beberapa penumpang yang tidak memakai masker.

Padahal ada mandat masker federal di semua penerbangan komersial, yang mewajibkan penumpang untuk memakai masker.

Suami Dutton tertidur di kursi lorong tanpa masker.

Saat menepuk bahunya untuk membangunkannya, petugas memintanya untuk mengenakan kembali maskernya dan bersiap untuk mendarat.

Dutton, yang terjaga, mengambil pengecualian untuk ini, menurut pernyataan tertulis.

Ilustrasi penumpang pesawat
Ilustrasi penumpang pesawat (pexels/Skitterphoto)

Saat bangun dari tempat duduknya, dia secara verbal kasar terhadap anggota awak kabin, mendorong pramugari berulang kali.

"Penumpang meminta istrinya Dutton untuk kembali ke tempat duduknya, yang akhirnya dilakukan Dutton. Pramugari segera melaporkan kejadian itu kepada kapten."

Akibat pertengkaran itu, pramugari mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis.

Pengadilan mendengar dan memberikan kesaksian kepada polisi yang mewawancarai saksi.

Baca juga: Kisah Pramugari Pertama di Dunia, Sempat Selamat dari Kecelakaan Udara Terburuk

Baca juga: Pramugari Bagikan Tips Terbaik untuk Mendapat Fasilitas Gratis di Pesawat Kelas Ekonomi

Laporan pengadilan mencatat bahwa Dutton telah didakwa dengan satu tuduhan campur tangan dengan penyerangan, ancaman, atau intimidasi dengan anggota awak pesawat atau pramugari.

Ini membawa potensi hukuman maksimum 20 tahun penjara dan denda.

Insiden pertengkaran dalam penerbangan di Amerika Serikat telah melonjak tahun ini, dan sebagian besar didorong oleh kepatuhan masker, menurut Administrasi Penerbangan Federal.

Awal bulan ini, FAA meminta denda tambahan sebesar $285.000 untuk dikenakan terhadap penumpang yang melakukan kekerasan.

Dalam sebuah laporan FAA mengatakan bahwa ada 5.114 insiden penumpang nakal yang tercatat, dengan hampir tiga perempat (73 persen) berkaitan dengan mandat masker.

(TribunTravel.com/ Nurul Intaniar)

Baca juga: 8 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Pramugari, Termasuk Tidur saat Penerbangan Jarak Dekat

Baca juga: Cara Mudah Ketahui Kamar Hotel Sudah Dibersihkan atau Belum ala Pramugari

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved