Breaking News:

Pria Lakukan Hal Nekat di Rel Kereta, Ternyata Demi Klaim Asuransi Rp 45,5 M

Seorang pria nekat menabrakan diri ke kereta api demi uang asuransi lebih dari 3,2 juta dolar AS atau sekira Rp 45,5 miliar.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Kurnia Yustiana
Flickr.com/ sbamueller
Ilustrasi rel kereta api 

Diketahui pula, bahwa Sandor mengumpulkan kekayaan dari asuransi.

Pihak berwenang Hungaria mulai mencurigai Sandor ketika pria ini telah mengambil 14 polis asuransi jiwa berisiko tinggi di tahun menjelang kecelakaan keretanya.

Sandor kemudian mengklaim bahwa dia telah menerima edukasi keuangan bahwa polis asuransi memiliki pengembalian yang lebih baik daripada rekening tabungan.

Tapi 14 polis asuransi itu bukan satu-satunya bukti jaksa.

Kondektur kereta yang awalnya mengonfirmasi bahwa Sandor jatuh di depan kereta yang bergerak kemudian mengubah kesaksiannya.

Ia mengklaim bahwa pria itu sengaja melemparkan dirinya ke depan kereta.

Baca juga: Cara Pesan Kamar Penginapan di HeHa Ocean View via Tiket.com untuk Staycation

Baca juga: 7 Tempat Wisata di Gianyar untuk Libur Natal 2021, Bali Safari Park Jadi Favorit

Istri Sandor mencoba mengajukan klaim asuransi segera setelah kejadian, tetapi perusahaan asuransi menolak untuk membayar.

Sekarang, mereka kemungkinan tidak perlu membayar sepeser pun, setelah Pengadilan Distrik Pusat Hama memutuskan pada 9 November 2021 bahwa pria berusia 54 tahun itu berjalan ke rel kereta api dengan sengaja untuk melukai tubuhnya dan kemudian mengklaim 3,2 dolar AS juta dalam pembayaran asuransi.

"Saya merasa putusan itu sangat aneh, tentu saja tidak seperti yang saya harapkan, saya kecewa," kata Sandor kepada outlet berita Hungaria Blikk setelah mendengar putusan itu.

"Saya perlu melihat ini sampai akhir karena, sebagaimana adanya, ini tidak benar, dan pengadilan harus merasakan hal yang sama," lanjutnya.

Tuan Cs., yang nama lengkapnya tidak diungkapkan untuk tujuan privasi, mengatakan kepada wartawan bahwa luka-lukanya membuatnya tidak dapat terus bekerja di sektor energi panas, dan luka-lukanya serta kasus hukum telah membuatnya bangkrut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved